Inflasi Indonesia Melejit di Mei 2026, Harga Makanan dan Transportasi Jadi Pemicu

AKURAT BANTEN - Inflasi tahunan Indonesia naik menjadi 3,08% pada Mei, lebih tinggi dibandingkan 2,42% pada bulan sebelumnya.
Kenaikan ini menunjukkan tekanan harga mulai meningkat di berbagai sektor ekonomi nasional.
Data terbaru yang dirilis kemarin memperlihatkan laju inflasi semakin mendekati batas atas target bank sentral.
Peningkatan harga pangan dan tarif transportasi menjadi faktor utama pendorong kenaikan tersebut.
Baca Juga: Kasus Hanania Travel Meledak, Kemenhaj Siapkan Aturan Baru untuk Lindungi Dana Jemaah Umrah
Angka inflasi itu juga sedikit melampaui perkiraan median ekonom dalam survei Reuters yang memproyeksikan inflasi sebesar 2,97%.
Bank Indonesia menetapkan sasaran inflasi berada pada rentang 1,5% hingga 3,5%.
Sementara itu, inflasi inti pada Mei tercatat sebesar 2,59%, lebih tinggi dibandingkan estimasi jajak pendapat yang berada di level 2,52%.
Pada bulan lalu, Bank Indonesia memutuskan menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin, lebih tinggi dari prediksi pasar.
Baca Juga: Rp12,14 Miliar Dana Jemaah Hilang, DPR Desak Negara Kawal Korban Penipuan Umrah Hanania Travel
Kebijakan ini diambil sebagai langkah pencegahan agar inflasi tidak melampaui target, di tengah lonjakan harga minyak mentah dunia serta risiko inflasi impor akibat pelemahan nilai tukar rupiah.
Usai keputusan kenaikan suku bunga tersebut, bank sentral menyatakan keyakinannya bahwa inflasi masih akan terjaga dalam kisaran target hingga tahun depan.
Meski demikian, nilai tukar rupiah masih berada dalam tekanan terhadap dolar Amerika Serikat.
Kemarin, mata uang Garuda bahkan sempat menyentuh level terlemah sepanjang sejarah di posisi 17.892 rupiah per dolar AS.
Pemerintah sendiri terus berupaya menjaga daya beli masyarakat dari dampak mahalnya harga minyak global dengan menambah alokasi anggaran subsidi bahan bakar.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 5Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan






