Amerika Serikat Perluas Kerja Sama Maritim dengan Indonesia Lewat Misi Dagang Teknologi dan Keamanan

AKURAT BANTEN - Amerika Serikat mulai menjajaki peluang kerja sama di sektor maritim bersama Indonesia melalui Misi Dagang Keamanan dan Teknologi Maritim yang digelar di Jakarta dan Surabaya pada 27 hingga 29 April 2026.
Kegiatan ini difasilitasi oleh Bagian Perdagangan Kedutaan Besar AS di Jakarta dan tercatat sebagai kunjungan dagang pertama yang secara khusus memusatkan perhatian pada industri kemaritiman Indonesia.
Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral yang berfokus pada pengembangan infrastruktur laut serta pemanfaatan teknologi maritim yang lebih modern dan terintegrasi.
Baca Juga: ALVAboard Dorong Ekonomi Sirkular untuk Tekan Dampak Pemanasan Global
Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS di Jakarta, Peter M. Haymond, menyampaikan pandangannya terkait pentingnya forum kerja sama tersebut.
“Senang sekali dapat mempertemukan perusahaan-perusahaan terdepan AS di bidang teknologi dan keamanan maritim dengan mitra di Indonesia untuk memajukan prioritas bersama,” ujar Peter M. Haymond.
Selama berada di Jakarta, delegasi Amerika Serikat melakukan serangkaian pertemuan dengan berbagai lembaga dan pemangku kepentingan nasional.
Agenda tersebut melibatkan Kementerian Perhubungan, Kementerian Pertahanan, serta Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Selain itu, dialog strategis juga dilakukan bersama Danantara Indonesia serta unsur TNI Angkatan Laut untuk membahas potensi kerja sama lebih lanjut.
Delegasi turut membuka peluang kemitraan dengan sejumlah perusahaan lokal melalui sesi penjajakan bisnis di sektor maritim.
Baca Juga: Viral CCTV Daycare Banda Aceh Bongkar Dugaan Penganiayaan Balita, Polisi Periksa Enam Saksi
Kunjungan lapangan juga dilakukan ke Pelabuhan Tanjung Priok sebagai salah satu pusat aktivitas logistik dan perdagangan laut terpenting di Indonesia
Sebuah acara jejaring digelar untuk mempertemukan pemerintah, asosiasi maritim, BUMN, serta pelaku usaha swasta dalam satu forum kolaborasi.
Di Surabaya, agenda dilanjutkan dengan sesi pengarahan di Konsulat Jenderal Amerika Serikat yang membahas perkembangan kerja sama maritim.
Delegasi kemudian meninjau langsung Pelabuhan Tanjung Perak yang dikenal sebagai salah satu simpul utama perdagangan laut di kawasan timur Indonesia.
Pertemuan juga dilakukan dengan pimpinan TNI Angkatan Laut untuk memperdalam diskusi terkait keamanan dan operasional maritim.
Peter M. Haymond menegaskan bahwa Amerika Serikat berkomitmen menghadirkan solusi inovatif yang mampu mendukung penguatan sektor maritim Indonesia.
Ia menambahkan pentingnya kolaborasi berkelanjutan dalam membangun ekosistem maritim yang aman, tangguh, serta berorientasi pada masa depan.
Delegasi yang hadir terdiri dari berbagai perusahaan teknologi maritim yang tengah mencari peluang kemitraan strategis di Indonesia.
Kunjungan ini juga menjadi lanjutan agenda setelah partisipasi dalam Singapore Maritime Week di Singapura sebagai bagian dari rangkaian misi kawasan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 3Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 4Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan







