ALVAboard Dorong Ekonomi Sirkular untuk Tekan Dampak Pemanasan Global

AKURAT BANTEN - ALVAboard menegaskan komitmennya dalam mendukung pengurangan dampak pemanasan global melalui penguatan ekonomi sirkular di sektor manufaktur.
CEO ALVAboard, Alden Lukman, mengatakan pemanasan global kini menjadi tantangan serius bagi industri, tidak hanya sebagai isu lingkungan, tetapi juga risiko bisnis yang perlu direspons secara konkret.
"ALVA Group melalui unit bisnis utamanya ALVAboard mempertegas perannya bukan hanya sebagai penyedia solusi kemasan, melainkan sebagai kontributor aktif dalam membangun rantai nilai yang sirkular melalui kolaborasi strategis dengan Rekosistem," ujarnya, Selasa (29/4/2026).
Menurutnya, sektor manufaktur di Asia Tenggara dituntut untuk beradaptasi dengan pendekatan yang lebih berkelanjutan guna menekan emisi karbon.
Sebagai upaya tersebut, ALVAboard menggandeng Rekosistem dalam pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular melalui sistem logistik terbalik (reverse logistics).
Melalui sistem ini, kemasan berbahan polypropylene (PP) corrugated yang telah digunakan dapat dikumpulkan kembali untuk didaur ulang, sehingga mengurangi volume sampah dan ketergantungan pada bahan baku baru.
Baca Juga: Truk Mogok di Rel Blitar Ditabrak KA Dhoho, Sistem Rem Lokomotif Rusak Perjalanan Sempat Lumpuh
"Setiap lembar corrugated plastic yang diproduksi memiliki daya tahan tinggi, mampu digunakan berulang kali (reusable), dan yang terpenting dapat didaur ulang sepenuhnya (100 persen recyclable)," jelasnya.
Alden menjelaskan, setiap material yang berhasil didaur ulang berkontribusi pada penurunan jejak karbon sekaligus mendukung target net zero emissions di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Selain itu, sistem digital yang diterapkan memungkinkan pemantauan alur limbah secara transparan sebagai bagian dari pengukuran kontribusi terhadap pengurangan emisi.
"Integrasi ini sangat krusial bagi sektor industri di Asia Tenggara yang tengah bertransformasi menuju standar ESG (Environmental, Social, and Governance)," katanya.
Melalui pendekatan tersebut, ALVAboard berharap dapat berperan dalam menekan dampak pemanasan global sekaligus mendorong praktik industri yang lebih ramah lingkungan.
"Setiap material yang berhasil didaur ulang menjadi langkah dalam menekan jejak karbon dan mendukung target Net Zero Emissions di Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 2MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Mahfud MD Tegaskan Harus Diproses Pidana: 'Sudah Jelas!'
- 3Mahfud MD Bongkar Dampak Putusan MA soal Suket Gibran, Nasib Jabatan Wapres Jadi Sorotan
- 4Benyamin Davnie Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat Gerindra Tangsel, Siap Gaspol Konsolidasi Internal
- 5Lionel Messi Lolos dari Hukuman Skorsing MLS, Ini Aturan Khusus yang Menyelamatkannya
- 6Amankan Terduga Pelaku Curanmor, Polsek Kelapa Dua Sita Kunci T Hingga Sajam
- 7Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo
- 8Rebut Bonus Triliunan! Kemendagri Guyur Daerah yang Sukses Jalankan Program MBG, Ini Skemanya
- 9Akbar Faizal Sentil Jokowi soal Gibran, Pesannya Menohok, 'Berjiwa Besarlah'
- 10Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo







