Warga 5 Kampung Lakukan Aksi Protes, Bongkar Patok PT KAI Penutup Akses Jalan

AKURAT BANTEN, LEBAK - Puluhan warga dari lima Kampung, Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak Banten, membongkar patok yang dipasang PT Kereta Api Indonesia (KAI) di dekat jalur perlintasan rel kereta api.
Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan terhadap patok yang dinilai menghambat akses jalan utama warga dan berpotensi mengisolasi aktivitas lima kampung.
Ketua RW 06 Pasir Pulo, Asep Saefudin mengatakan, pemasangan patok dilakukan setelah kejadian kecelakaan di jalur rel. Awalnya, pemasangan tersebut disepakati sebagian pihak, namun dalam praktiknya justru menutup akses kendaraan warga.
Baca Juga: Miris! Kebakaran Hanguskan Rumah Lansia di Polewali Mandar, Tabungan Rp10 Juta Ikut Ludes Terbakar
“Kalau terus dipatok dan tidak ada jalan untuk mobil, kampung kami bisa terisolasi. Akses cuma lewat sini dan dari bypass,” ujar Asep di lokasi pembongkaran, Minggu (15/2/2026).
Asep menjelaskan, wilayah yang terdampak berada di RW 3 Lebak Sambel, RW 4 Babakan, serta RW 6 Pasir Pulo,Sukasenang dan Ranca Timah. Menurutnya, jika patok dipertahankan tanpa solusi jalan alternatif. Sehingga, warga akan kesulitan beraktivitas, termasuk untuk kebutuhan darurat seperti ambulans dan distribusi barang.
“Seandainya bila jalan bypass sedang dicor, sementara jalan ini juga ditutup. Bisa seminggu warga tidak bisa bergerak. Mobil tidak bisa masuk sama sekali,” jelasnya.
Baca Juga: Ambisi Besar Indonesia Bangun Pusat Riset Rumput Laut Dunia di Lombok Timur
Asep menuturkan, warga sebenarnya telah menempuh jalur administratif dengan mengirimkan surat permohonan pembukaan akses melalui kelurahan. Surat tersebut ditujukan kepada PT KAI dan pemerintah daerah.
Namun hingga kini, belum ada solusi konkret. Warga justru menerima jawaban saling lempar kewenangan antara PT KAI dan pemerintah daerah.
“Dari PT KAI bilang itu kewenangan pemerintah daerah. Dari pemerintah daerah juga balik lagi ke PT KAI. Jadi buntu,” katanya.
Karena tidak ada kejelasan, makasih warga akhirnya berinisiatif membongkar patok secara mandiri. Mereka menilai jalan tersebut merupakan akses publik yang sudah digunakan sejak lama oleh masyarakat.
“Ini jalan milik rakyat. Harapan kami pemerintah hadir dan memberikan fasilitas jalan yang layak buat warga di kampung kami,” tegas Asep.
Warga menilai pemasangan patok tanpa menyediakan jalur pengganti akan membuat wilayah mereka terkesan terpinggirkan dan sulit berkembang. Selain berdampak pada mobilitas, kondisi tersebut juga dikhawatirkan menghambat pelayanan kesehatan, pendidikan, serta kegiatan ekonomi warga.
“Kami tidak menolak keamanan rel, tapi jangan sampai warga dikorbankan. Harus ada solusi jalan yang manusiawi,” ungkapnya.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT KAI maupun Pemerintah Kabupaten Lebak terkait langkah yang akan diambil atas pembongkaran patok tersebut.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 220.980 Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Dokumen Pengerahan Ini Bikin Publik Bertanya-tanya!
- 3Mahfud MD Bongkar Dampak Putusan MA soal Suket Gibran, Nasib Jabatan Wapres Jadi Sorotan
- 4Benyamin Davnie Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat Gerindra Tangsel, Siap Gaspol Konsolidasi Internal
- 5Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo
- 6Komitmen DPAD Kota Tangerang: Ubah Perpustakaan Jadi Pusat Pemberdayaan dan Kreativitas Warga
- 7Gibran Terancam Kehilangan Kursi Wapres? Pakar Hukum Minta DPR Segera Bertindak
- 8Tagihan Air Melonjak Hingga Rp2,3 Juta, Pelanggan Asal Cipondoh Ancam Laporkan Perumda Tirta Benteng ke Ombudsman
- 9Cuma Butuh Satu Gol! Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Kylian Mbappe saat Barcelona Hadapi Aston Villa
- 10Chelsea Serius Kejar Alex Scott, Siapkan Dana Rp2,18 Triliun untuk Boyong Gelandang Bournemouth







