Banten

Energi Jadi Motor, IHSG Sukses Parkir di Zona Hijau

Moehamad Dheny Permana | 4 September 2025, 14:29 WIB
Energi Jadi Motor, IHSG Sukses Parkir di Zona Hijau

Akurat Banten - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan di jalur positif pada, dengan saham-saham energi tampil sebagai penggerak utama laju indeks.

IHSG mengakhiri sesi perdagangan dengan kenaikan 84,27 poin atau 1,08 persen di level 7.885,86.

Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan juga ikut terkerek naik 5,45 poin atau 0,69 persen ke posisi 798,70.

Tim Riset Phintraco Sekuritas menilai pergerakan IHSG hari ini tidak lepas dari dorongan sejumlah emiten berkapitalisasi besar.

“Penguatan IHSG terutama dikontribusikan oleh beberapa saham tertentu dengan kapitalisasi pasar yang besar,” tulis analis dalam kajian mereka.

Sektor energi tercatat sebagai bintang utama perdagangan dengan lonjakan hingga 2,41 persen, diikuti sektor industri yang naik 1,92 persen serta sektor kesehatan yang tumbuh 1,31 persen.

Sebaliknya, sektor properti justru terkoreksi paling dalam, anjlok 0,93 persen, sedangkan sektor infrastruktur turun 0,42 persen.

Baca Juga: Belasan Pemuda Rusuh di Malang, 12 Ditahan Polisi Usai Hancurkan Pos dan Kantor Polsek

Beberapa saham yang menorehkan kenaikan signifikan antara lain WEGE, GRIA, MEDS, CBRE, dan CGAS. Di sisi lain, saham-saham seperti BALI, IDEA, MENN, GZCO, dan CHEM justru menjadi yang paling tertekan.

Dari lantai bursa, tercatat frekuensi transaksi mencapai 2,16 juta kali dengan volume perdagangan mencapai 37,89 miliar lembar saham senilai Rp18,29 triliun.

Komposisinya, sebanyak 400 saham berhasil menguat, 275 saham mengalami penurunan, sementara 126 saham stagnan.

Dari sisi global, pelaku pasar masih menyoroti perkembangan isu perdagangan internasional.

Putusan pengadilan banding Amerika Serikat yang menyatakan sebagian besar tarif global era Presiden Donald Trump ilegal dinilai menambah ketidakpastian.

Trump pun menyebut keputusan itu sangat partisan dan berencana mengajukan banding ke Mahkamah Agung.

Sementara itu, dinamika di kawasan Asia juga menjadi perhatian investor, khususnya pertemuan para pemimpin negara dalam forum Shanghai Cooperation Organization (SCO) di Tianjin, China.

Secara teknikal, IHSG terpantau sudah berada di zona hijau sejak awal perdagangan.

Setelah menguat di sesi pertama, tren positif berlanjut hingga penutupan, menunjukkan optimisme investor tetap terjaga meski tekanan eksternal belum sepenuhnya mereda.

Jika menilik kinerja bursa regional, pergerakan indeks di Asia bervariasi.

Baca Juga: Dahsyat! 6 Jenis Ilmu Pelet Ini Sangat Berbahaya, begini Nama dan Pengaruhnya

Nikkei Jepang justru tergelincir 111,29 poin atau 0,26 persen ke level 42.717,50. Sebaliknya, Hang Seng Hong Kong naik 78,80 poin atau 0,32 persen ke posisi 25.077,62.

Bursa Shanghai pun menguat 14,33 poin atau 0,37 persen ke 3.857,93, sedangkan Strait Times Singapura naik 15,92 poin atau 0,37 persen ke level 4.269,35.

Dengan capaian ini, pasar modal Indonesia menunjukkan ketahanan di tengah bayang-bayang isu global, dengan sektor energi menjadi motor penggerak utama.

Pelaku pasar kini menanti arah sentimen berikutnya, baik dari perkembangan ekonomi domestik maupun dinamika eksternal yang masih penuh ketidakpastian.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.