Mayat Pria dan Motor Ditemukan Mengambang di PIK Jakut, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian

AKURAT BANTEN - Warga di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengambang di saluran air pada Selasa siang, 15 Juli 2025. Kejadian ini langsung menarik perhatian publik setelah videonya tersebar luas di media sosial.
Baca Juga: Marak Akun Buzzer! DPR Desak YouTube, Meta, dan TikTok Batasi Pembuatan Akun Ganda
Dalam rekaman yang beredar, tubuh korban terlihat mengambang di tengah aliran air, bersama sebuah sepeda motor yang diduga miliknya. Banyak warganet yang penasaran dengan kronologi peristiwa tersebut, karena posisinya yang tak biasa.
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Ahmad Fuady, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Ia menyatakan bahwa proses evakuasi korban telah dilakukan dan jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk penanganan lebih lanjut.
Baca Juga: KPK Periksa Tiga Direktur Swasta, Dalami Dugaan Korupsi Bansos COVID-19 Rp125 Miliar
“Korban sudah dievakuasi dan saat ini kami bawa ke RS Polri untuk dilakukan proses identifikasi dan autopsi,” ujar Ahmad kepada wartawan, Selasa sore.
Hingga saat ini, identitas pria tersebut masih belum diketahui. Polisi juga belum bisa memastikan apakah korban meninggal karena kecelakaan, bunuh diri, atau ada unsur kekerasan yang menyebabkan kematiannya.
“Untuk penyebab kematian masih kami dalami. Autopsi akan membantu kami mengetahui secara pasti apa yang terjadi,” jelas Ahmad.
Pihak kepolisian kini tengah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian serta menelusuri rekaman CCTV yang kemungkinan merekam momen sebelum tubuh korban ditemukan. Mereka berharap hasil identifikasi bisa segera diketahui agar keluarga korban bisa dihubungi.
Baca Juga: HiFi Air HKM 127+ Resmi Meluncur! Internet Rumah Stabil Tanpa Instalasi Ribet
Kasus ini menambah daftar panjang temuan mayat tak dikenal di wilayah DKI Jakarta. Warga diimbau untuk segera melapor apabila merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenali ciri-ciri korban melalui informasi yang akan dirilis resmi oleh pihak kepolisian.
Baca Juga: Normalisasi Kali Angke Tak Bisa Parsial, Pengamat: Harus Terpadu dari Hulu ke Hilir
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bikin Geger! MK Segera Sidangkan Gugatan Gibran, Ini Isi Permohonannya hingga Nasib Kursi Wakil Presiden
- 2Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 5Mantan Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko Resmi Jabat Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua
- 6Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 7Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan
- 8Heboh Suahasil Nazara Dituding Korupsi Rp500 Triliun, Ternyata Judul Beritanya Dipalsukan
- 9ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok, Menhan Sjafrie Ungkap Kondisi Kapal Hibah Italia
- 10TNI AL Temukan 3 Jenazah di KM Virgo Transport 8, Tim Kopaska Pecahkan Kaca Kapal





