Brimob Turun Tangan, Semangat Gotong Royong Bangkit Pascakebakaran di Kwitang

Akurat Banten - Pasca musibah kebakaran hebat yang melanda kawasan padat penduduk di Jalan Kembang XI, Kelurahan Kwitang, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, satuan Brimob Polda Metro Jaya menunjukkan aksi nyata kepedulian mereka.
Tak sekadar hadir dalam situasi pengamanan, kali ini para personel Brimob ikut turun langsung membantu warga membersihkan puing-puing sisa kebakaran dalam kegiatan kerja bakti.
Sebanyak 27 rumah warga dilaporkan hangus terbakar akibat korsleting listrik yang memicu api besar.
Warga yang kehilangan tempat tinggal kini ditampung sementara di tenda-tenda darurat milik Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta.
Baca Juga: Teror Samurai di Cengkareng, Pelaku Curi Motor dan HP
Satu orang dilaporkan mengalami luka di tangan, namun kondisi keseluruhan sudah mulai stabil.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan kehadiran Brimob di tengah masyarakat bukan hanya saat pengamanan aksi atau unjuk rasa.
“Brimob hadir untuk memberikan dukungan moril dan bantuan nyata kepada masyarakat yang tertimpa musibah,” ujarnya.
Dalam kerja bakti tersebut, personel Brimob bahu-membahu bersama warga, membersihkan sisa-sisa kebakaran yang menyisakan kesedihan mendalam.
Hal ini dilakukan tidak hanya untuk percepatan pemulihan lingkungan, tetapi juga demi menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat yang terdampak.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendiri. Tugas kami sebagai aparat keamanan juga mencakup kemanusiaan, terlebih di saat-saat sulit seperti ini,” tambah Henik.
Baca Juga: Kisruh Warisan Berujung Penganiayaan, Wanita di Depok Babak Belur Dikeroyok Sepupu Sendiri
Kehadiran Brimob disambut antusias oleh warga setempat yang merasa terbantu secara moril dan fisik.
Banyak dari mereka mengaku terharu dengan aksi kemanusiaan ini, terlebih di tengah kondisi sulit pasca kehilangan tempat tinggal.
Kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat bisa menjadi kekuatan besar dalam menghadapi bencana.
Bukan hanya api yang padam, tetapi juga semangat kebersamaan yang menyala kembali di tengah puing-puing harapan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 4Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan







