Brutal! Gegara Derita Depresi, Seorang Pria Bacok 7 Orang Tetangga saat Menjenguk

AKURAT BANTEN - Warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan, dikejutkan dengan aksi mengerikan yang terjadi pada Selasa pagi.
Seorang pria bernama Eko Arman Afrianto, yang dikenal dengan nama panggilan Slamet, tiba-tiba mengamuk dan menyerang tetangganya sendiri menggunakan sabit. Dalam insiden mengejutkan itu, tujuh orang menjadi korban bacokan, mayoritas di antaranya adalah perempuan.
Baca Juga: KPK Ungkap Praktik Suap Tenaga Kerja Asing di Kemnaker, Ancaman Berat bagi Dunia Kerja Nasional
Menurut penuturan warga setempat sekaligus saksi mata, Sumitro, kejadian bermula ketika beberapa tetangga berniat menjenguk Slamet yang belakangan diketahui tengah mengalami gangguan kejiwaan.
Namun bukan sambutan hangat yang mereka terima, justru serangan brutal yang nyaris merenggut nyawa mereka. Slamet keluar membawa sabit dan membacok warga yang ada di depan rumahnya tanpa pandang bulu.
Baca Juga: Debut Jonatan Christie Berakhir Usai Kalah dari Malaysia di Singapore Open 2025
“Warga sempat berlari menyelamatkan diri ke rumah-rumah tetangga lainnya, tapi Slamet terus mengejar sambil mengayunkan sabitnya. Enam perempuan ikut jadi korban, dan lima di antaranya mengalami luka cukup parah,” ujar Sumitro.
Baca Juga: Tragis! Puluhan Warga Tewas dan Terluka Saat Berebut Makanan di Gaza
Aksi tak terkendali itu sontak membuat warga sekitar panik. Beberapa orang berusaha mengevakuasi korban yang bersimbah darah, sementara lainnya berkumpul untuk mengamankan pelaku. Slamet sendiri sempat bersembunyi di dalam kamarnya setelah menyerang para korban.
Namun, warga yang geram dengan kejadian tersebut akhirnya mengepung rumahnya dan berhasil menangkapnya.
Baca Juga: Ormas Bikin Resah? Bima Arya: Kalau Perlu, Pidanakan dan Bubarkan Saja!
Setelah ditangkap, pelaku langsung diikat dan dihajar warga hingga babak belur. Warga yang emosinya memuncak merasa terpukul karena korban serangan adalah tetangga sendiri yang dikenal baik dan tak pernah punya masalah. Beberapa dari korban bahkan dikenal akrab dengan keluarga pelaku.
Baca Juga: Pemerintah Tambah Kuota Rumah Subsidi Jadi 350 Ribu, Maruarar: KPR Terjangkau, Hunian Berkualitas
Kapolsek Ngadirojo, AKP Makhmudi Kurnianto, menyampaikan bahwa dugaan sementara motif pelaku adalah karena gangguan kejiwaannya kambuh.
Menurut keterangan yang dikumpulkan dari keluarga dan warga sekitar, Slamet memang sudah lama mengidap gangguan mental dan beberapa kali menunjukkan perilaku aneh, namun tidak pernah sampai membahayakan seperti ini sebelumnya.
Baca Juga: Indonesia Gandeng Kadin Prancis Bangun 1.000 Dapur Gizi Gratis di Seluruh Indonesia
“Untuk saat ini, kasus sudah kami limpahkan ke Polres Pacitan. Kami juga masih menunggu kondisi para korban stabil agar bisa dimintai keterangan lebih lanjut,” kata AKP Makhmudi.
Lima korban saat ini masih dirawat intensif di RSUD Pacitan karena luka bacok yang cukup dalam. Satu korban lainnya dirawat di Puskesmas Ngadirojo dan satu lagi menjalani rawat jalan. Tim medis terus memantau perkembangan kondisi mereka, terutama yang mengalami luka serius di kepala dan punggung.
Baca Juga: Sejarah Terukir di Borobudur: Prabowo dan Macron Perkuat Ikatan Budaya Indonesia-Prancis!
Polisi juga sedang mempertimbangkan langkah penanganan lanjutan terhadap pelaku, termasuk kemungkinan rujukan ke rumah sakit jiwa untuk pemeriksaan kejiwaan lebih mendalam.
Sementara itu, suasana Desa Sidomulyo masih diselimuti rasa trauma dan waspada, mengingat insiden ini terjadi begitu cepat dan menimpa warga yang sama sekali tidak menduga bakal diserang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 3Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 4Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan







