BPBD Tangerang Digeruduk Warga Gegara Monyet dan Ular Sering Lepas dari Penangkaran

AKURAT BANTEN - Warga Pos Kedaung, Desa Kadu, Kecamatan Curug geruduk kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Sabtu (12/4/2025).
Aksi itu merupakan bentuk protes lantaran hewan liar dari penangkaran kerap kali lepas ke pemukiman warga, hingga seorang anak menjadi korban dari gigitan monyet liar.
Kedatangan warga disambut oleh Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang, Toni. Saat menemui warga ia pun tidak langsung meminta maaf kepada para warga atas kelalaian pihaknya.
Baca Juga: Luka Tertusuk Paku Berujung Pilu: Antara Penolakan Puskesmas dan Tragisnya Layanan Darurat Kosong
"Saya atas nama pimpinan menyampaikan permohonan maaf kepada warga sekitar kantor atas kejadian lepasnya hewan monyet yang mengakibatkan ada korban anak kecil tergigit," ujar Toni di lokasi.
Lepasnya hewan dari penangkaran yang telah terjadi beberapa kali itu, pihaknya mengaku akan mengevaluasi dan mengantisipasi agar tidak terulang lagi kejadian serupa.
“Kita akan memperbaiki sistem pengamanan hewan yang diterima dari masyarakat. Hal ini sudah saya laporkan kepada pimpinan untuk ditindak lebih lanjut,” kata Toni.
Sementara itu, menurut anggota BPD Desa Kadu, Silmi yang ikut mendampingi warga melakukan aksi protes itu, menyebutkan jika seharusnya pihak BPBD memiliki tempat yang layak sebagai rehabilitasi sementara, sebelum hewan diserahkan ke pihak BKSDA.
"Kondisi kandang dari hewan yang ditangkap BPBD sangat tidak layak. Sudah seharusnya BPBD punya semacam pusat rehabilitasi sementara dengan penanganan memadai," ungkap Silmi.
Diberitakan sebelumnya, seorang bocah yang sedang bermain menjadi korban gigitan monyet liar yang lepas dari penangkaran BPBD Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: Bisnis Properti 2025: Masih Menguntungkan atau Mulai Kehilangan Daya Tarik?
Warga Pos Kedaung, Desa Kadu, Kecamatan Curug mengaku hewan liar kerap kali terlihat berkeliaran di pemukiman warga. Mulai dari monyet hingga ular.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 4Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan






