Kerja di Hari Libur, Pasukan Orange Dinas LH Lebak Bersihkan Tumpukan Sampah Rumah Tangga

AKURAT BANTEN - Membuang sampah sembarangan bisa mengakibatkan pencemaran lingkungan yang signifikan. Sampah yang tercecer di jalan, sungai, atau lahan terbuka dapat menciptakan pemandangan yang tidak indah, merusak ekosistem, serta mengganggu kehidupan flora dan fauna.
Seperti di Kampung Cimesir, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten. Tumpukan sampah yang dibuang masyarakat dibahu jalan cukup mengerikan.
Setiap pengguna jalan yang melintas di ruas jalan itu, dipastikan mencium bau sampah yang menyengat. Bau menyengat yang berasal dari tumpukan sampah rumah tangga itu bisa menyebabkan pencemaran lingkungan dan berakibat buruk yaitu terganggunya kesehatan masyarakat.
"Bau menyengat, posisi tumpukan sampah itu berada di depan pintu masuk perumahan, tidak jauh di wisata pemandian BIM. Iya sampah dari rumah tangga. Tidak baik, dan ini contoh perilaku buruk dengan membuang sampah sembarangan, perilaku seperti begini harus dihentikan," kata Wahyu, Minggu (3/3/2024).
- Baca Juga: Diterjang Tanah Longsor, Lima Rumah Milik Warga di Cibeber Nyaris Rata Dengan Tanah
- Baca Juga: Bongkar Bisnis Milik Bahlil Lahadalia Seperti Tambang Dan Beberapa Proyek Pemerintah
- Baca Juga: Pasangan AMIN Menang 89,8 Persen Hasil Real Count KPU Hasil Pemilu di Sana'a, Yaman
"Saya melihat Dinas LH kemarin cepat mengangkut sampah. Kalau dibiarkan maka besar kemungkinan akan menimbulkan banyak penyakit, apa lagi saat ini musim hujan," tukasnya.
Kepala Bidang Persampahan Dinas LH Kabupaten Lebak, H. Nana mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah di sembarang tempat. Sebab kata dia, selain bisa mencemari lingkungan juga bisa membahayakan banyak orang dengan munculnya penyakit.
"Soal kebersihan lingkungan dari sampah ini menjadi tanggungjawab bersama, bukan hanya Dinas LH saja. Karenanya, saya mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya," katanya.
Kepala Dinas LH setempat Iwan Sutikno menegaskan, perilaku membuang sampah sembarangan ini adalah bukti masih rendahnya kepedulian masyarakat akan kebersihan, kenyamanan dan keamanan lingkungan.
"K3 itu penting dalam kehidupan masyarakat. Kalau kita menjaga K3 salah satunya itu tidak membuang sampah sembarangan, maka kita akan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyakit juga banjir," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Mahfud MD Tegaskan Harus Diproses Pidana: 'Sudah Jelas!'
- 3Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 4Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 5TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 6Bikin Malu! Warga Australia Mengamuk Usai Melbourne Victory Dihancurkan Persib Bandung di Kandang Sendiri
- 7Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 8Data Pelanggan Fore Coffee Bocor? CEO Imbau Pengguna Segera Lakukan Langkah Penting Ini!
- 9Kontroversi Kylian Mbappe di China Belum Mereda, Permintaan Maaf Real Madrid Belum Cukup
- 10Lionel Messi Lolos dari Hukuman Skorsing MLS, Ini Aturan Khusus yang Menyelamatkannya









