RUU Desa Disetujui Pemerintah dan DPR, Dana Desa Tak Lagi Mampir di Kasda Kabupaten

AKURAT BANTEN - Jabatan Kepala Desa disetujui pemerintah dan DPR RI menjadi Delapan tahun dari tuntutan sebelumnya Sembilan tahun. Ditambah, dana desa (DD) itu bakal langsung masuk kas desa (Kasdes) tidak lagi mampir di kas daerah (Kasda).
Berbagai sumber mengatakan, yang bakal menjadi fokus perhatian dan sorotan mata para pemerhati (masyarakat) termasuk kemungkinan juga aparat penegak hukum bukan kepada panjangnya jabatan para Kades, tetapi kepada proses penerimaan dan penggunaan anggaran DD.
Ketua Apdesi Kabupaten Lebak, Usep Pahlaludin kepada wartawan mengatakan, ungkapan syukurnya itu bukan sekadar penambahan jabatan, tetapi untuk pembangunan desa yang lebih baik ke depan.
"Kita bersyukur bukan soal jabatan saja, karena yang lebih mendasar itu adalah pertama pengaturan DD yang kewenangannya 70 persen itu pemerintah desa, 30 persennya pemerintah pusat,” kata Usep, Rabu (7/2/2024).
- Baca Juga: Raja Timah Aon di Bangka Belitung Ditetapkan Tersangka Korupsi IUP PT Timah
- Baca Juga: Hindari Lindas Pemotor Jatuh, Truk Kontainer Banting Stir Tabrak Pembatas Jalan Tol
- Baca Juga: Belasan Warga Korban Kebocoran Gas Pabrik Es di Tangerang Masih Dirawat
“Kemudian uang DD di transfer langsung ke desa tidak mampir dulu di Kasda Kabupaten. Kemudian untuk honor tidak terkendala artinya tiap bulan tidak harus menunggu,” imbuh Kepala Desa Sangiangjaya, Kecamatan Cimarga ini.
Menurutnya, jabatan Kepala Desa menjadi Delapan tahun kali dua. Dan yang sedang menjabat kata Usep lagi itu menyesuaikan berdasarkan undang-undang yang ditetapkan hari ini.
"Ketika kewenangannya dan jabatannya itu ditambah menjadi kesempatan bagi semua Kades, untuk meningkatkan kinerja dan pembangunan di desanya masing-masing baik itu melalui anggaran maupun memanfaatkan potensi sumber alam yang ada," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 120.980 Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Dokumen Pengerahan Ini Bikin Publik Bertanya-tanya!
- 2Tagihan Air Melonjak Hingga Rp2,3 Juta, Pelanggan Asal Cipondoh Ancam Laporkan Perumda Tirta Benteng ke Ombudsman
- 3Komitmen DPAD Kota Tangerang: Ubah Perpustakaan Jadi Pusat Pemberdayaan dan Kreativitas Warga
- 4Marthinus Hukom Buka Suara soal Kasus Listyo Sigit, Dugaan Penyadapan Prabowo Disebut Makar!
- 5MA Kabulkan Gugatan Subhan Palal, Istana Diancam Digeruduk: 'Mending Gibran Pulang ke Solo!'
- 6Bikin Geger! Mantan Komandan Moge Polda Metro Jaya AKBP Netty Rosdiana Pilih Tanggalkan Seragam Polri, Ada Apa?
- 7Aliansi Mahasiswa Desak Wali Kota Tangsel Copot Sekda Bambang Noertjahjo!
- 8Cuma Butuh Satu Gol! Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Kylian Mbappe saat Barcelona Hadapi Aston Villa
- 9Terungkap Dugaan Motif Penyadapan Prabowo, Eks Kompolnas Singgung Kepentingan Politik Listyo Sigit
- 10Terungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Lewat Sistem LIMS, Ada Apa dengan Listyo Sigit?








