Banten

Wisata Sejarah Monumen PLTD Apung, Mengenang 19 Tahun Tsunami Aceh

Noudhy Valdryno | 29 Desember 2023, 16:19 WIB
Wisata Sejarah Monumen PLTD Apung, Mengenang 19 Tahun Tsunami Aceh

AKURAT BANTEN - Pada tanggal 26 Desember 2023 kemarin, merupakan hari bersejarah peringatan 19 tahun tsunami Aceh.

Jika diingat, tragedi pada tahun 2004 lalu itu memang sangatlah mengerikan.

Bencana yang meluluhlantakkan bumi Serambi Mekkah dan sekitarnya itu, banyak menyimpan berbagai cerita dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga: Jembatan Penghubung Dua Desa di Lebak Nyaris Rungkad

Salah satunya, sebuah kapal yang terseret gelombang pasang. Kini menjadi wisata sejarah, dengan diabadikannya Monumen Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Apung.

Kapal ini memiliki panjang 63 meter dengan luas mencapai 1.900 meter persegi dan bobot 2.600 ton ini, sebelumnya mampu menghasilkan daya sebesar 10,5 megawatt.

Tak ada yang membayangkan jika kapal ini dapat bergerak hingga sejauh 5 kilometer ke tengah pemukiman warga Kota Banda Aceh. Saat peristiwa itu terjadi, terdapat 11 awak kapal, namun hanya satu yang selamat.

Baca Juga: Bawaslu Banten Temukan Banyak Pelanggaran Pemasangan APK Peserta Pemilu.

Namun kini area PLTD Apung telah ditata pemerintah menjadi wahana wisata edukasi, dengan membangun monumen peringatan, untuk mengenang korban jiwa akibat tsunami.

Pada monumen yang dibangun dengan dinding relief menyerupai gelombang air bah itu, tertera tanggal dan waktu musibah yang juga menimpa beberapa negara selain Indonesia.

Berkunjung kesini bisa menjadi destinasi wisata yang menarik. Selain bisa mengenang peristiwa bersejarah, kita juga bisa naik ke atas kapal, untuk dapat menikmati view pegunungan Bukit Barisan.

Jangan khawatir, setelah mengunjungi Monumen PLTD Apung yang berada di Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh ini, kalian bisa memilih beberapa penginapan yang tak jauh dari lokasi tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.