Melalui Bandara Soetta Tangerang, 491 Pekerja Migran Indonesia Berangkat ke Korsel

AKURAT BANTEN - Pada momen Migran Day Internasional, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kembali melepas Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Melalui Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, sebanyak 491 PMI dari berbagai daerah, diberangkatkan ke Korea Selatan (Korsel) untuk bekerja di sektor fishing dan manufaktur.
Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan, pelepasan ratusan PMI merupakan keberangkatan terbanyak dalam skema Government to Government (G to G) yang sebelumnya telah dilakukan secara periodik.
“Ini merupakan keberangkatan terbesar dengan pekerja migran mencapai jumlah 491 orang. Karena biasanya hanya 200 orang per minggu. Maka dari itu, mereka juga dilepas secara resmi oleh Bapak Wakil Presiden RI Maruf Amin," ujar Benny kepada Akurat Banten, Selasa (19/12/2023).
- Baca Juga: Gadis Tuna Wicara Dirudapaksa 3 Pria, Satu Palaku Masih Dibawah Umur
- Baca Juga: Mengintip Wisata Seks Premium di Labuan Bajo, Sediakan PSK Mancanegara, Hingga Penikmat Pedofil dan Perawan
- Baca Juga: Firli Bahuri Akui Adanya Ancaman Irjen Karyoto Kepada Dua Pimpinan KPK Terkait Kasus M Suryo
Untuk Tahun 2023 ini, Benny memaparkan, sejak Januari hingga awal Desember ini pihaknya telah memberangkatkan 13 ribu pekerja migran ke berbagai negeri.
“Pada tahun 2022 lalu, kita berangkatkan sebanyak 12 ribu, sekarang 13 ribu. Jika tahun-tahun sebelumnya hanya menembus angka 5.000 hingga 7.000 orang,” ungkap Benny.
Keberangkatan ratusan PMI tersebut telah menjalani proses seleksi pendaftaran, hingga pelatihan. Sehingga para PMI yang telah terlatih dapat meningkatkan kompetensi, beradaptasi dengan penggunaan bahasa Korsel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 4Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan







