Gadis Tuna Wicara Dirudapaksa 3 Pria, Satu Palaku Masih Dibawah Umur

AKURAT BANTEN - MR (16) gadis penyandang disabilitas warga di Kabupaten Pandeglang, mengalami nasib malang. Setelah dirinya dirudapaksa 3 pria dewasa pada 14 Desember 2023 lalu.
Tidak lama kemudian, polisi mengamankan ketiga pelaku yakni, Ay (19), Ms (25) dan Mk (16) yang merupakan warga Pandeglang.
Pendamping Rehabilitasi Sosial Anak Pandeglang, Ahmad Subhan mengatakan bahwa korban merupakan anak berkebutuhan khusus atau tuna wicara yang menjadi korban pencabulan (rudapaksa) oleh tiga orang pria. Salah satunya, masih dibawah umur.
“Anak ini merupakan anak tuna wicara dan saya mendampingi di kepolisian agar proses berjalan sesuai dengan sistem praperadilan pidana anak. Terlebih, terdapat satu pelaku yang diketahui anak dibawah umur juga,” kata Ahmad Subhan, saat ditemui di Polres Pandeglang, Selasa (19/12/ 2023).
Menurutnya, kasus ini sangat penting dan ia akan terus melakukan pedampingan. Sebab, yang menjadi korbannya, anak berkebutuhan khusus.
"Dari keterangan korban. Awalnya salah satu pelaku membujuk MR dengan modus berpacaran. Karena korban memiliki keterbatasan fisik, seperti tuna wicara dan tidak paham dengan hubungan remaja. Akhirnya pelaku melakukan tindakan asusila," ujarnya.
- Baca Juga: Firli Bahuri Akui Adanya Ancaman Irjen Karyoto Kepada Dua Pimpinan KPK Terkait Kasus M Suryo
- Baca Juga: Hadir di Pelatihan Peningkatan Kapasitas, Pj Gubernur Banten Ingatkan Kades Tugas Utamanya
- Baca Juga: Kevin Hartanto Korban Pemukulan Pemain Naturalisasi, Belum Ada Tindak Lanjut Dari Polres Tangerang Atas Laporannya
Jika menurut pengakuan korban kata Subhan, keteranganya baru satu kali saja. Sedangkan, modusnya mengajak main ke tempat sunyi. Namun, setelah tiba di lokasi para pelaku lainnya sudah ada.
"Terkesan memang sudah ada rencana dan kemungkinan korban ini dijebak,” ujarnya.
Kasus ini pun ia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Namun tidak menutup kemungkinan, menurutnya sistem praperadilan pidana harus digunakan, karena menyangkut adanya pelaku yang masih dibawah umur.
“Harapannya kita menggunakan sistem praperadilan pidana, karena adanya pelaku yang masih dibawah umur dan nanti akan diperiksa oleh teman-teman dari Bapas, tapi untuk para pelaku yang sudah dewasa ini kita serahkan kepada aparat hukum bagaimana proses penanganan,” ungkapnya.
Kanit PPA Satreskrim Polres Pandeglang, Ipda Akbar membenarkan adanya kasus asusila yang dilakukan tiga orang pria kepada korban penyandang disabilitas.
“Benar Polres Pandeglang telah mengamankan tiga orang pelaku perkara perbuatan asusila. Ada tiga orang yang kita amankan di Polres Pandeglang dalam rangka penyidikan lebih lanjut,” kata Ipda Akbar.
Untuk modusnya, awalnya korban ini berpacaran dengan salah satu pelaku dan terjadilah perbuatan asusila.
“Pelaku sendiri, satu anak dibawah umur dan dua orang lainnya sudah dewasa. Mengenai berapa kali pencabulan yang dilakukan pelaku, untuk saat ini kita masih melakukan pendalaman kasus,” terangnya.
Dua pelaku terjerat pasal undang-undang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara. Sementara itu, untuk pelaku dibawah umur terjerat undang-undang nomor 11 tahun 2012 tentang sistem praperadilan pidana anak, dengan ancaman 15 hari kurungan penjara.
“Kedua pelaku yang dewasa kita jerat undang-undang perlindungan anak, dan satu pelaku lagi kita jerat undang-undang nomor 11 tahun 2019, itu hanya 15 hari karena masih anak dibawah umur,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 4Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan







