Diklat Petugas Haji Rampung, Menhaj Ingatkan Fisik dan Mental Jadi Modal Utama Layani Jamaah

Akurat Banten - Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa berakhirnya pendidikan dan pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi 1447 H/2026 M bukanlah garis akhir dari proses pembekalan para petugas.
Selama 20 hari penuh, ratusan petugas haji mengikuti diklat intensif di Asrama Haji Pondok Gede yang dijadwalkan ditutup secara resmi pada Jumat, 30 Januari 2026.
Menjelang penutupan, Menhaj menyampaikan apresiasi atas komitmen peserta yang dinilai mampu mengikuti ritme pelatihan yang padat dan menuntut kedisiplinan tinggi.
Ia juga menyampaikan harapan agar Presiden Prabowo Subianto berkenan hadir langsung untuk menutup rangkaian diklat tersebut.
“Alhamdulillah, 20 hari yang ternyata terasa singkat, hampir selesai,” ujar Menhaj.
“Besok teman-teman akan merampungkan tahap ini, dan harapan besar kami acara ini akan ditutup oleh Bapak Presiden,” lanjutnya.
Meski pelatihan tatap muka segera berakhir, Menhaj menekankan bahwa tanggung jawab belajar para petugas belum selesai.
Pria yang akrab disapa Gus Irfan itu menyebut masih ada pekerjaan lanjutan yang wajib dilakukan peserta di daerah masing-masing.
Baca Juga: Lagi Viral Tapi Mematikan, Apa Itu Whip Pink yang Bikin BPOM Turun Tangan?
Salah satu fokus yang ditekankan adalah pendalaman bahasa Arab yang akan dilaksanakan secara daring dalam beberapa bulan ke depan.
Selain itu, kebugaran fisik menjadi perhatian serius mengingat tantangan cuaca ekstrem dan mobilitas tinggi di Arab Saudi.
“Kita berharap teman-teman tidak berhenti belajar setelah diklat ini selesai,” kata Menhaj.
“Masih ada waktu dua hingga tiga bulan sebelum keberangkatan, dan itu harus dimanfaatkan untuk menjaga kondisi tubuh agar benar-benar fit,” tambahnya.
Menurut Menhaj, kesiapan fisik yang baik akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada jamaah haji.
Ia menilai petugas haji tidak cukup hanya menguasai materi teknis, tetapi juga harus memiliki mental melayani yang kuat.
“Petugas ini adalah pelayan tamu-tamu Allah, jadi kesiapan mental sama pentingnya dengan pengetahuan,” ujarnya.
Terkait hasil pelatihan, Menhaj mengungkapkan telah menerima laporan awal mengenai evaluasi peserta.
“Alhamdulillah, laporan lisan yang saya terima menunjukkan sekitar 90 persen hasilnya bagus,” katanya.
Ia menyebut laporan tertulis yang lebih rinci akan diterima secara resmi setelah penutupan diklat.
Menhaj memastikan setiap peserta dipantau perkembangannya untuk menjamin kualitas petugas yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci.
Di sisi lain, panitia pelaksana terus mematangkan persiapan acara penutupan dengan melibatkan seluruh peserta dalam gladi resik.
Menhaj menegaskan bahwa kondisi cuaca tidak akan mengurangi kekhidmatan acara.
“Kalau hujan, itu rahmatullah, dan kita tetap laksanakan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa para petugas harus dibiasakan siap menghadapi situasi apa pun.
“Di Saudi nanti kita akan menghadapi panas, jadi apapun kondisinya kita harus siap,” kata Menhaj.
Mengenai kehadiran Presiden, Menhaj menyampaikan bahwa tim protokol kepresidenan telah melakukan pengecekan lokasi sebelumnya.
Menurutnya, ada sejumlah pertimbangan teknis dan keamanan yang menjadi dasar penilaian kehadiran Kepala Negara.
“Kita berdoa semoga beliau bisa hadir besok,” ujarnya.
Kehadiran Presiden dinilai akan menjadi suntikan motivasi dan kebanggaan tersendiri bagi para petugas haji.
Penutupan diklat ini sekaligus menandai langkah awal kesiapan Indonesia dalam menyambut musim haji 1447 H/2026 M.
Pemerintah berharap para petugas yang telah dibekali ilmu, mental, dan fisik mampu menghadirkan pelayanan haji yang semakin profesional dan humanis bagi jamaah Indonesia.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 4Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 5Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan
- 6Ansor Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest Experience 2026 di Mall, Padukan Syiar dan Kreativitas Pemuda
- 7Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
- 8Comeback Gila Real Madrid Bikin Bellingham Terpukau! Jude Minta Satu Hal Ini Dipertahankan Los Blancos
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!





