Banten

Lagi Viral Tapi Mematikan, Apa Itu Whip Pink yang Bikin BPOM Turun Tangan?

Saeful Anwar | 29 Januari 2026, 12:06 WIB
Lagi Viral Tapi Mematikan, Apa Itu Whip Pink yang Bikin BPOM Turun Tangan?

AKURAT BANTEN-Pernahkah Anda melihat tabung kecil berwarna merah muda atau remaja yang menghirup balon di tempat umum belakangan ini?

Jika iya, Anda sedang menyaksikan tren "Whip Pink" yang tengah menjamur di media sosial.

Meski terlihat seperti hobi "seru-seruan", Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) justru baru saja mengeluarkan peringatan darurat.

Bukan tanpa alasan, di balik warnanya yang cantik, terdapat ancaman kematian yang mengintai dalam hitungan detik.

Baca Juga: HEADLINE: Cinta Buta Berujung Pidana: Oknum Perawat PPPK Nekat Selundupkan Pil Koplo di Area Sensitif demi Suami di Lapas Lumajang

Apa Sebenarnya Whip Pink Itu?

Whip Pink sebenarnya adalah penyalahgunaan gas Nitrous Oxide (N 2 O) atau yang sering disebut sebagai "gas tertawa".

Gas ini dikemas dalam tabung kecil (charger) yang biasanya digunakan dalam industri kuliner untuk membuat whipped cream pada kopi atau kue.

Namun, alih-alih digunakan untuk makanan, tabung-tabung ini kini disalahgunakan dengan cara dihirup secara langsung demi mendapatkan sensasi euforia atau rasa melayang (high) yang singkat.

Baca Juga: Viral Aksi Bongkar TPS Liar di Tangerang: Siapa Saja yang Terlibat di Baliknya?

Mengapa BPOM Sangat Khawatir?

Langkah tegas BPOM turun tangan bukan tanpa sebab. Ada alasan medis yang sangat mendesak mengapa tren ini harus segera dihentikan:

Efek "Lumpuh" Seketika: Gas ini bekerja dengan cara memutus pasokan oksigen ke otak. Akibatnya, pengguna bisa mengalami pusing hebat, pingsan, hingga henti napas dalam sekejap.

Kerusakan Saraf Permanen: Penggunaan berulang akan menghancurkan Vitamin B12 dalam tubuh secara total. Dampaknya? Pengguna bisa mengalami kelumpuhan anggota gerak yang sulit disembuhkan.

Ancaman Gagal Jantung: Menghirup gas bertekanan tinggi ini secara langsung dapat memicu serangan jantung mendadak, bahkan pada remaja yang sebelumnya tampak sehat.

Baca Juga: Rebutan Cinta Berujung Maut: Remaja 16 Tahun di Cilegon Tewas Mengenaskan di Tangan Teman Sendiri

Sisi Gelap yang Tidak Muncul di Konten Medsos

Di TikTok atau Instagram, tren ini mungkin terlihat "estetik" dengan tabung-tabung merah mudanya.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan hal berbeda.

Gas tersebut memiliki suhu yang sangat dingin (sub-nol) saat keluar dari tabung, yang bisa menyebabkan luka bakar beku (frostbite) pada bibir, tenggorokan, dan paru-paru jika tidak menggunakan balon sebagai perantara.

Baca Juga: Buntut Panjang Tuduhan Es Spons: Aiptu Ikhwan Diperiksa Propam, Polda Metro Jaya Minta Maaf ke Publik

Bagaimana Cara Melindungi Diri dan Keluarga?

BPOM mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap peredaran tabung gas N 2 O yang dijual secara bebas untuk tujuan rekreasi.

Jangan Tergiur Harga Murah: Sensasi "senang" 30 detik tidak sebanding dengan biaya rumah sakit atau risiko cacat permanen.

Pantau Pergaulan: Jika melihat sampah tabung logam kecil berwarna pink atau balon-balon yang tidak biasa, waspadalah.

Lapor Jika Menemukan Penjualan Ilegal: Produk ini hanya diperuntukkan bagi usaha kuliner resmi dan keperluan medis profesional (**) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman