Banten

Warga Ciater Keluhkan Pohon Tua Miring, Minta Pemkot Tangsel Bertindak Sebelum Makan Korban

Irsyad Mohammad | 7 Oktober 2025, 22:51 WIB
Warga Ciater Keluhkan Pohon Tua Miring, Minta Pemkot Tangsel Bertindak Sebelum Makan Korban

AKURAT BANTEN - Warga Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengeluhkan keberadaan sejumlah pohon tua di sepanjang Jalan Ciater yang dinilai rawan tumbang setiap kali hujan deras disertai angin kencang.

Keluhan itu mencuat setelah salah satu pohon besar di kawasan tersebut tumbang dan menimpa mobil pada Selasa (7/10/2025) siang.

Menurut warga sekitar, pohon-pohon besar itu sudah lama tidak mendapatkan perawatan dari pemerintah. Sebagian di antaranya bahkan tampak miring dan berpotensi roboh.

Baca Juga: Sindikat Curanmor Lintas Jakarta–Jambi Terbongkar, Puluhan Motor Curian Diselundupkan Lewat Ekspedisi

“Kalau pohon gede itu harus diperhatiin ya, jangan pilih-pilih. Ini udah lama banget nggak ditebang, nggak pernah dirawat,” ujar Dewi, salah seorang warga yang tinggal di kawasan itu sejak lahir, Selasa (7/10/25).

Ia mengaku, keluhan soal kondisi pohon tersebut sebenarnya sudah pernah disampaikan kepada petugas yang sempat menebang beberapa pohon di wilayah itu. Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut dari pihak terkait.

“Dulu sempat minta ditebang tapi nggak diturutin. Katanya kirim foto ke Instagram, nanti direspon, tapi sampai sekarang nggak ada kabar,” katanya.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Tanggapi Luhut soal MBG, Sebut Bakal Tetap Tarik Dana yang Nganggur

Dewi menambahkan, kejadian pohon tumbang bukan hal baru di wilayah tersebut. Setiap kali hujan turun, ranting-ranting pohon kerap patah dan berjatuhan ke jalan raya.

“Tiap hujan biasanya ranting jatuh. Kalau yang naik motor bisa bahaya banget, bisa ketiban ranting,” ujarnya.

Ia berharap Pemerintah Kota Tangsel, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), lebih serius melakukan inspeksi dan pemangkasan terhadap pohon-pohon besar di sepanjang Jalan Ciater. Apalagi kawasan tersebut merupakan jalur padat kendaraan.

Baca Juga: Kasus Pengancaman Gegerkan Dunia Hiburan, DJ Panda Akan Diperiksa Polda Pekan Depan

“Jangan nunggu tumbang dulu baru ditebang. Soalnya banyak kendaraan lewat, apalagi kalau hujan kan suka nggak kelihatan jelas,” tambahnya.

Dewi menyebut, pohon yang tumbang pada Selasa siang itu sudah miring sejak lama. Ia berharap kejadian tersebut menjadi peringatan bagi DLH Tangsel agar segera melakukan pengecekan dan perawatan pohon secara berkala.

“Dulu pohon ini ditanam pas pelebaran jalan tahun 2014-an. Sekarang udah tinggi banget dan miring. Harapannya sih pemerintah cepat tanggap, jangan sampai kejadian lagi,” tandasnya.

Sebagai informasi Cuaca ekstrem yakni hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Selasa (7/10/2025) siang.

Akibatnya, sejumlah pohon besar tumbang di berbagai titik dan menimpa sejumlah kendaraan maupun fasilitas umum milik warga.

Baca Juga: Pemprov DKI Usulkan Obligasi Daerah, Langkah Kreatif Jaga Pembangunan di Tengah Turunnya Anggaran

Salah satunya terjadi di Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, sebuah kendaraan minibus, milik warga yang melintas mengalami kerusakan dibagian depan akibat tertimpa pohon tumbang.

Berdasarkan pantauan di lapangan kendaraan berwarna hitam tersebut mengalami kerusakan parah dibagian depan diantaranya, kaca, kap mesin, lampu sen, hingga bemper mengalami penyok akibat tertimpa pohon.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.