Insiden Todongan Senjata di Duren Sawit Diselidiki Polisi, Belum Ada Laporan Masuk

Akurat Banten - Aparat Kepolisian Sektor Duren Sawit kini tengah melakukan penyelidikan terkait insiden seorang pengemudi mobil yang diduga menodongkan senjata api kepada pengendara sepeda motor.
Kejadian tersebut terjadi di kawasan Pondok Kopi, tepatnya di sekitar Jembatan Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Timur.
Kapolsek Duren Sawit, AKP Sutikno, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan memastikan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku serta kronologi lengkap kejadian.
“Terkait pengemudi mobil yang mengeluarkan senjata api di BKT, kami masih selidiki,” ujar.
Peristiwa tersebut bermula dari cekcok antara pengemudi mobil dan pengendara sepeda motor yang diduga bersenggolan.
Baca Juga: Barang Milik Hasto Belum Dikembalikan, KPK Sebut Masih Dalam Proses Analisis
Aksi keduanya kemudian terekam dalam video amatir warga dan tersebar luas di media sosial, salah satunya melalui akun Instagram @kabar.jaktim.
Video itu memperlihatkan keributan yang berlangsung di tengah jalan, disaksikan dan dilerai oleh sejumlah warga yang berada di lokasi.
Dalam tayangan video tersebut, terdengar suara seorang warga yang berusaha meredam ketegangan.
“Sudah-sudah, bubar saja sudah,” ujar perekam video.
Video yang viral itu juga menarasikan bahwa pengemudi mobil sempat mengeluarkan senjata api yang diduga jenis shotgun.
Shotgun merupakan senjata laras panjang yang biasanya digunakan untuk menembakkan proyektil berupa butiran logam kecil (shot) atau peluru tunggal (slug).
"Pengemudi mobil mengeluarkan senjata diduga 'shotgun' itu di Jembatan BKT Pondok Kopi, Duren Sawit Jakarta Timur," tulis keterangan dalam unggahan video tersebut.
AKP Sutikno menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada pihak yang melapor secara resmi ke pihak kepolisian mengenai insiden tersebut.
Akibatnya, proses identifikasi pelaku maupun kepemilikan senjata masih menjadi teka-teki.
“Sampai saat ini yang bersangkutan, para pihak ini tidak ada yang buat laporan. Jadi, kami selidiki saja,” jelasnya.
Baca Juga: Upaya Penyelundupan 400 Karung Bawang Merah Digagalkan Bakamla di Perairan Batam
Tim dari Polsek Duren Sawit disebut sudah turun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan menggali informasi dari warga sekitar.
“Kemarin, petugas sudah ke tempat kejadian perkara (TKP), memang di BKT ujung dekat Koramil,” kata Sutikno.
Meski telah menjadi perbincangan publik melalui media sosial, polisi menyatakan bahwa proses hukum tidak bisa berjalan maksimal tanpa adanya laporan resmi dari pihak yang merasa dirugikan atau menjadi korban.
Saat ini, kepolisian masih menunggu keterangan tambahan serta bukti-bukti lain yang bisa mendukung penyelidikan.
Masyarakat pun diimbau untuk melaporkan jika memiliki informasi lebih lanjut mengenai insiden tersebut.
Pihak berwajib berkomitmen untuk menindak tegas apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum, terutama yang melibatkan kepemilikan atau penggunaan senjata api tanpa izin.
Sementara itu, warganet ramai-ramai mengomentari video yang tersebar, sebagian besar mengecam aksi main hakim sendiri yang berpotensi membahayakan keselamatan publik.
Hingga artikel ini diturunkan, polisi belum mengungkapkan perkembangan terbaru terkait identitas pengemudi maupun jenis senjata yang digunakan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan









