Banten

Remaja Matraman Tertipu Hingga Kehilangan Motor dan HP

Moehamad Dheny Permana | 22 Juli 2025, 19:35 WIB
Remaja Matraman Tertipu Hingga Kehilangan Motor dan HP

Akurat Banten - Peristiwa penipuan yang menimpa dua remaja di kawasan Kayu Manis, Matraman, Jakarta Timur, menambah daftar panjang kejahatan jalanan yang dilakukan secara rapi dan penuh tipu daya.

Billy dan Alwaladi, dua pelajar SMP, menjadi korban dalam aksi kejahatan bermodus senggolan yang dilakukan oleh kelompok pelaku bermotor.

Kejadian bermula ketika kedua remaja ini sedang melintas di kawasan Jalan Moncokerto 2.

Tiba-tiba, mereka dihampiri oleh beberapa orang tak dikenal yang menggunakan tiga sepeda motor.

Pelaku langsung menghentikan laju mereka dan melontarkan tuduhan yang membingungkan.

“Katanya saya nyenggol keponakan temannya, padahal saya enggak merasa begitu. Saya malah enggak kenal mereka semua,” ujar Billy.

Setelah tuduhan itu dilontarkan, suasana menjadi semakin tidak terkendali.

Baca Juga: Ledakan Pagi yang Mengguncang Duren Sawit

Salah satu pelaku kemudian membawa Billy pergi dengan alasan akan menemui anak-anaknya yang merasa tersinggung.

Billy diajak naik motor oleh salah satu pelaku, dan dibawa menjauh dari lokasi awal.

Sementara itu, Alwaladi yang ditinggalkan pun mengalami hal serupa.

“Saya diboncengin juga, tapi motor saya dibawa sama yang lain. Mereka nyebar gitu, motornya beda-beda,” jelas Alwaladi.

Billy kemudian diturunkan di sekitar RSUD Matraman dengan dalih disuruh menunggu.

Namun, pelaku tak pernah kembali.

Di sisi lain, Alwaladi diturunkan di daerah dekat tempat sampah tanpa tahu harus ke mana.

Kedua korban akhirnya sadar bahwa mereka telah ditipu secara terorganisir.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menyimpulkan bahwa ini bukanlah tindakan begal atau perampokan bersenjata.

Melainkan sebuah skenario penipuan yang dibuat seolah-olah terjadi konflik akibat senggolan, lalu digunakan sebagai alasan untuk memisahkan korban dari kendaraannya.

Baca Juga: Diduga Gegara Buru-buru Mau Upacara, Anggota Kodim Bantul Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas

“Ini penipuan gelap. Korban dituduh, kemudian diajak ke suatu tempat dan ditinggal begitu saja. Sepeda motor dan handphone mereka dibawa kabur,” kata AKP Moch. Zen, Kepala Unit Reskrim Polsek Matraman.

Polisi kini sedang memburu para pelaku yang diduga lebih dari dua orang.

Tim Buser telah menggelar olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi sebagai bahan bukti.

“Kami sedang identifikasi pelaku lewat CCTV dan keterangan saksi. Semoga pelaku bisa segera tertangkap,” tegas Moch. Zen.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa kejahatan bisa datang dalam berbagai bentuk, bahkan lewat pendekatan yang tampaknya biasa saja.

Warga, khususnya remaja, diimbau untuk waspada jika bertemu orang asing yang tiba-tiba menuduh atau mencoba membawa mereka ke tempat lain.

Penipuan kini bukan hanya lewat teknologi, tapi juga lewat akal licik di jalanan.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.