Gubernur Banten Andra Soni Temui Khofifah, Bahas Kerja Sama BPD dan Strategi Bangun Ekonomi Daerah

AKURAT BANTEN - Gubernur Banten Andra Soni melanjutkan langkah awal kepemimpinannya dengan menjalin komunikasi lintas daerah. Kali ini, ia menyambangi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Jumat (24/5), guna membicarakan potensi kerja sama antarprovinsi, terutama dalam sektor pembangunan dan sinergi antar badan usaha milik daerah.
Baca Juga: Buronan Kelas Kakap Belum Tertangkap, KPK Kantongi Titik Lokasi Harun Masiku
“Sebagai kepala daerah baru, saya merasa perlu banyak belajar dari daerah-daerah yang sudah mapan. Jawa Timur adalah salah satu provinsi maju di Indonesia, jadi saya bersyukur bisa berbincang langsung dengan Bu Khofifah soal arah pembangunan dan peluang kolaborasi,” kata Andra Soni usai pertemuan.
Topik utama yang mengemuka dalam pertemuan hangat itu adalah wacana pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB) antara Bank Banten dan Bank Jatim.
Menurut Andra, langkah ini sangat strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah, terutama dalam mendukung peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Baca Juga: Gibran Tegaskan Pentingnya Makanan Bergizi Gratis: Bekal Fisik dan Mental Anak Bangsa di Masa Depan
“Bank Jatim punya pengalaman dan rekam jejak yang kuat sebagai BPD terbesar di Indonesia. Sementara Bank Banten masih tergolong baru dan butuh dukungan. KUB ini akan menjadi titik awal sinergi konkret agar keduanya bisa tumbuh bersama dan memperluas peran di masyarakat,” ujarnya.
Gubernur Jawa Timur Khofifah menyambut positif niat baik dari Andra Soni. Menurutnya, kolaborasi antar-BPD lintas provinsi merupakan langkah maju untuk memperkuat daya tahan ekonomi regional, apalagi jika dikembangkan secara berkelanjutan dan sesuai regulasi.
Baca Juga: Tahan Ijazah Karyawan, Bos CV Santoso Seal Terjerat Kasus Penggelapan
“Bank Jatim siap mendukung proses KUB dengan Bank Banten. Kami akan fasilitasi pertemuan tim teknis agar kolaborasi ini bisa dijalankan sesuai arahan dan ketentuan dari OJK,” jelas Khofifah.
Baca Juga: Buntut Kasus Korupsi Proyek Data Nasional, Dua Pejabat Kominfo Dicopot Meutya Hafid
Tak hanya soal perbankan, pertemuan ini juga menyoroti pentingnya sinergi antarprovinsi untuk mempercepat pembangunan dan mendorong daya saing menuju visi Indonesia Emas 2045.
Baik Banten maupun Jawa Timur sepakat, kerja sama lintas daerah bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk menjawab tantangan pembangunan nasional ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 4Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 5Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan
- 6Ansor Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest Experience 2026 di Mall, Padukan Syiar dan Kreativitas Pemuda
- 7Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
- 8Comeback Gila Real Madrid Bikin Bellingham Terpukau! Jude Minta Satu Hal Ini Dipertahankan Los Blancos
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!



