Gibran Tegaskan Pentingnya Makanan Bergizi Gratis: Bekal Fisik dan Mental Anak Bangsa di Masa Depan

AKURAT BANTEN - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka kembali menegaskan bahwa program makan bergizi gratis (MBG) bukan sekadar kegiatan rutin pemberian makanan di sekolah, melainkan investasi jangka panjang demi mencetak generasi penerus yang lebih sehat, kuat, dan cerdas.
Hal ini disampaikan saat ia meninjau langsung pelaksanaan MBG di SMP Negeri 1 Sindang, Indramayu, Jawa Barat, pada Jumat (23/5).
Baca Juga: Tahan Ijazah Karyawan, Bos CV Santoso Seal Terjerat Kasus Penggelapan
"Ini bukan cuma soal makan siang. Ini soal membentuk kebiasaan sehat dan menyiapkan generasi unggul sejak dini," kata Gibran saat berbicara di hadapan para siswa dan guru.
Ia menekankan, keberhasilan program ini tak bisa hanya bertumpu pada pemerintah pusat. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta dukungan masyarakat setempat dinilai sangat penting agar program berjalan konsisten dan menjangkau siswa yang memang membutuhkan. Tanpa kerja sama lintas sektor, Gibran menyebut risiko salah sasaran bisa terjadi.
Baca Juga: Jokowi Klarifikasi Terkait Isu Ijazah: Sudah Diperiksa Polisi, dan Memang Asli!
Lebih lanjut, Gibran mengaitkan program MBG ini dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas dan mampu bersaing secara global.
Ia menyebut, anak-anak yang mendapat asupan gizi seimbang cenderung tumbuh lebih sehat, mampu berkonsentrasi di sekolah, dan memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik.
Baca Juga: Buntut Kasus Korupsi Proyek Data Nasional, Dua Pejabat Kominfo Dicopot Meutya Hafid
"Kalau kita bicara soal masa depan bangsa, ya kita harus mulai dari hal paling dasar: gizi yang baik dan merata untuk anak-anak sekolah," ujar Gibran dengan tegas.
Dari pihak sekolah, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMPN 1 Sindang, Eti Rahmawati, menyampaikan bahwa program ini sangat membantu, terutama bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Ia mengungkapkan bahwa respon siswa sangat positif sejak program mulai berjalan awal tahun ini.
Baca Juga: Sengketa Lahan di Tangsel, BMKG Lapor Ormas GRIB Jaya ke Polisi
“Anak-anak jadi lebih semangat. Mereka merasa diperhatikan dan tentunya sangat terbantu, apalagi yang dari keluarga ekonomi lemah,” tutur Eti.
Baca Juga: Tangsel Serbu Sungai Angke: Pilar Ajak Warga Jadi Pahlawan Air
Dalam kunjungan tersebut, Gibran tampak menyempatkan diri berdialog langsung dengan sejumlah siswa dan guru. Ia didampingi oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan dan Bupati Indramayu Lucky Hakim.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap pelaksanaan MBG, tetapi juga menegaskan bahwa perhatian terhadap kesehatan dan pendidikan anak bangsa harus menjadi prioritas nyata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 5Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 6Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Makin Terbuka! Hakim MK Pertanyakan Verifikasi Dokumen Pendidikan Gibran oleh KPU
- 9Cole Palmer Lagi-Lagi Tak Bisa Bela Inggris, Begini Respons Thomas Tuchel
- 10Gol Kemenangan Berujung Petaka, Mbappé Cedera dan Harus Pulang ke Madrid: Ada Apa dengan Lututnya?







