Banten

Kebakaran Gudang Oli di Tangsel Bikin Sesak Nafas, Kerugian Ditafsir Rp40 M

Noudhy Valdryno | 17 September 2024, 19:43 WIB
Kebakaran Gudang Oli di Tangsel Bikin Sesak Nafas, Kerugian Ditafsir Rp40 M

AKURAT BANTEN - Sejumlah gudang yang berada di Jalan Pergudangan Taman Tekno, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), akibat insiden tersebut, ditafsirkan kerugian mengalami hingga Rp40 Miliar lebih. 

Komandan Pleton (Danton) Alpha Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangsel Gunawan mengatakan, kebakaran yang terjadi dimulai sejak 03.10 WIB itu, hingga kini masih masa pendinginan. 

"Gabungan yang terbakar ada 4 gudang. Selain gudang oli, jadi tadi yang disampingnya juga kena, cuma yang paling parah itu gudang ban," ujar Gunawan, Selasa (17/9/2024).

Baca Juga: Polisi Selidiki Sopir Angkot Oleng di Serpong Tangsel, Akibatkan 8 Orang Luka-luka

Dalam menjinakkan si jago merah, pihaknya menerjunkan telah sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dan puluhan personel untuk memadamkannya. 

“Diduga karena konsleting listrik. Untuk Luas area yang terbakar sekitar 1.200 meter persegi. Ditaksir, kerugian akibat kebakaran itu mencapai Rp 40 miliar,” ungkap Gunawan. 

Gunawan menjelaskan, lamanya penanganan memadamkan api tersebut, lantaran sulitnya sumber air di lokasi kejadian. 

Baca Juga: Panca Pembunuh 4 Anak Kandung di Jagakarsa di Vonis Hukuman Mati, Kuasa Hukum: Banding!

"Jadi kesulitannya itu sumber air saja, sama material yang terbakar. Karena yang terbakar itu bahan ban dan oli. Tidak ada korban jiwa," paparnya. 

Gunawan menambahkan, selama proses pemadaman tersebut, terdapat tiga personelnya yang mengalami sesak nafas. Hal tersebut lantaran kelelahan dalam memadamkan gudang tersebut.

"Ada 3 personel yang sesak nafas, karena mungkin dari pagi kelelahan dan banyak asap, lalu dibantu oleh tim PMI dengan oksigen," jelasnya. 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.