Hari Pemasyarakatan Indonesia 27 April, Simak Sejarahnya!

AKURAT BANTEN - Setiap tanggal 27 April masyarakat Indonesia memperingati Hari pemasyarakatan Indonesia atau Hari Bhakti Pemasyarakatan.
Hari Pemasyarakatan Indonesia pertama kali digagas oleh Menteri Kehakiman Prof. Sahardjo,SH. Peringatan ini juga merupakan babak baru bagi narapidana sebagai bagian dari masyarakat.
Lantas bagaimana sejarah Hari Pemasyarakatan Indonesia? Simak selengkapnya.
Baca Juga: Sejarah Hari Puisi Nasional 28 April, Ada Kaitannya dengan Chairil Anwar?
Sejarah Hari Pemasyarakatan Indonesia
Hari Pemasyarakatan sudah diperingati sejak tahun 1964 yang dietuskan oleh Prof. Sahardjo berdasarkan sistem pemasyarakatan pada 5 Juli 1963.
Awalnya Hari Pemasyarakat bernama Kepenjaraan. Penamaan tersebut berubah dengan tujuan sebagai pengejawantahan keadilan yang bertujuan untuk mencapai reintegrasi sosial dalam pembinaan warga binaan pemasyarakatan.
Hal ini kemudian dikukuhkan dalam UU No.12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan. Fungsi dari lembaga pemasyarakatan adalah untuk memanusiakan para warga binaan sebagai manusia seutuhnya.
Selain itu, lembaga pemasyarakat dapat memberikan adanya pembinaan khusus seperti keterampilan, pembentukan akhlak, penguatan mental dan masih banyak lainnya. Sehingga, selepas dari lapas, mereka bisa memiliki keterampilan dan menjadi manusia yang lebih baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 4Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 5Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 6Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 7Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 8Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 9TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 1013 Siswa di Dramaga Bogor Masih Diobservasi, BGN Ungkap Dugaan Penyebab Gangguan Kesehatan









