Puskesmas Carita Pandeglang Gelar Aksi Wawar, Berikut Tips Cegah DBD!

AKURAT BANTEN - Puskesmas Carita Kabupaten Pandeglang, menggelar aksi Wawar di sepanjang jalan di Kecamatan Carita. Kebijakan aksi Wawar ini, merupakan upaya tindak lanjut berdasarkan Surat Edaran Nomor : 400.7/1128-Dinkes/2024, perihal Antisipasi Peningkatan Kasus Demam Berdarah Dengue dengan metode Selasih Di Kabupaten Pandeglang.
"Hari ini kita melaksanakan Wawar di sepanjang jalan di Kecamatan Carita. Tujuannya, untuk mengantisipasi Infeksi Dengue Demam Berdarah (DBD)," kata Kepala Puskesmas Hj Tien Sulaisiah SST Mkes kepada Akurat Banten. Rabu (20/3/2024).
Menurutnya, bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk penguatan antisipasi yang lebih
masif, terarah dan berkesinambungan menghadapi peningkatan kasus
dengue selama El Nino.
"Kami sampaikan beberapa tips kepada warga di Kecamatan Carita untuk tidak menyediakan tempat-tempat penampungan air bersih di dalam rumah maupun di sekitar lingkungan, seperti di vas bunga atau pot berikut rutin mengontrol saluran air yang tidak mengalir dengan lancar," ungkapnya.
- Baca Juga: 11.737 Honorer Pemprov Banten di Angkat Jadi Abdi Negara, Selesai Hingga Akhir 2024
- Baca Juga: Hasil Rekapitulasi KPU RI di 36 Provinsi, Sisa 2 Provisi Yaitu Papua Dan Papua Pegunungan
- Baca Juga: 11.737 Honorer di Pemprov Banten Dapat Tambahan Honorarium Sebagai Penganti THR
Ia menjelaskan bahwa Demam Berdarah adalah penyakit yang disebarkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Demam Berdarah (Aedes Aegypti) yang dapat menyebabkan kematian. Biasanya, gejala awal Demam Berdarah, diawali mendadak panas tinggi selama 2 – 7 hari, tampak lemah dan lesu.
Kemudian, menimbulkan bintik-bintik merah pada kulit dan sering terasa nyeri di ulu hati berikut terjadi pendarahan di hidung (mimisan) hingga disertai muntah darah dan mengeluarkan kotoran darah.
"Untuk mencegahnya. Jangan pernah menampung air bersih jika tidak terkontrol," tegasnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh. Kabupaten Pandeglang secara kumulatif sampai Minggu ke-52 tahun 2023,dilaporkan sebanyak 531 kasus (Incidence Rate/IR: 43,95/100.000 penduduk) sedangkan kasus kematian DBD sebanyak 3 kematian (Case Fatality Rate/CFR: 0,56%).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 220.980 Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Dokumen Pengerahan Ini Bikin Publik Bertanya-tanya!
- 3Mahfud MD Bongkar Dampak Putusan MA soal Suket Gibran, Nasib Jabatan Wapres Jadi Sorotan
- 4Benyamin Davnie Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat Gerindra Tangsel, Siap Gaspol Konsolidasi Internal
- 5Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo
- 6Komitmen DPAD Kota Tangerang: Ubah Perpustakaan Jadi Pusat Pemberdayaan dan Kreativitas Warga
- 7Gibran Terancam Kehilangan Kursi Wapres? Pakar Hukum Minta DPR Segera Bertindak
- 8Tagihan Air Melonjak Hingga Rp2,3 Juta, Pelanggan Asal Cipondoh Ancam Laporkan Perumda Tirta Benteng ke Ombudsman
- 9Cuma Butuh Satu Gol! Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Kylian Mbappe saat Barcelona Hadapi Aston Villa
- 10Chelsea Serius Kejar Alex Scott, Siapkan Dana Rp2,18 Triliun untuk Boyong Gelandang Bournemouth








