Nuansa Mistik Sungai Curug Sangiang, Urung Jadi Tempat Wisata Lebak, Bahkan Drone Tidak Bisa Terbang

AKURAT BANTEN - Dibalik keindahan dan keasrian Curug Leuwi Sangiang yang terlihat seperti wisata lainnya, ternyata terdapat sejarah dan misteri yang tidak mudah diuraikan oleh sembarang orang.
Lantas sudah tahukah anda dimana lokasi dan soal Curug Leuwi Sangiang?..Ya, sebagian orang mungkin sudah mengetahui Curug Sangiang adalah sungai kecil yang memiliki pemandangan yang indah serta unik. Lalu kenapa penilaian sebagian orang begitu terhadap pulau tersebut? Karena di sungai Sangiang orang yang datang dapat melihat keindahan sungai yang dikelilingi bebatuan yang diselimuti mistik.
Tidak hanya indah dipandang mata penyuka wisata alam, Curug Leuwi Sangiang yang masih perawan (alami) di Desa Sangiangjaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, terdapat sebuah kolam yang dikelilingi hamparan bebatuan.
Kepala Desa Sangiangjaya, Kecamatan Cimarga, Usep Pahlaludin menceritakan sejarah keberadaan sungai Leuwi Sangiang, juga mistik diseputaran sungai Lewi Sangiang. Bahkan menurut Usep, Desa Sangiangjaya yang berdiri pada tahun 1984, namanya ngambil dari sungai Leuwi Sangiang.
“Curung Sangiang ini sudah ada sejak dulu, memang belum pernah diekspose keberadaannya. Curug ini bisa menjadi referensi wisata keluarga,” kata Usep, Kamis (30/11/2023) kepada Akurat Banten.
- Baca Juga: Warga Korban Banjir dan Longsor 2020 Menanti Janji Pemerintah, Sekda Lebak: Sedang Berproses
- Baca Juga: Meski Naik Tidak Sesuai Harapan Buruh, Pj Gubernur Banten Harapkan Buruh Dapat Menjaga Ketertiban Saat Penyampaian Aspirasi
- Baca Juga: Destinasi Wisata Air Terjun Riam Merasap, Menyimpan Intan Sekepal Dan di Jaga Siluman Kura-kura
Ia menjelaskan soal mistik di seputaran sungai Curug Leuwi Sangiang ini, selain tidak bisa di modernisasi seperti destinasi wisata lainnya di Kabupaten Lebak, orang diluar warga setempat tidak bisa sembarangan datang tanpa didampingi.
"Pertama Curug itu tidak bisa di modernisasi, kedua setiap orang dari luar wilayah harus didampingi bila mau kesana. Intinya adalah ada kearifan lokal yang harus dijaga secara turun temurun," jelasnya.
Hal tersebut dibenarkan salah seorang warga setempat Ijay Junaedi (46). Salah satu keanehan yang belum lama terjadi, dimana dron yang diterbangkan untuk mengeksplor sungai Curug Sangiang dari atas itu tidak terbang.
"Keanehan itu bagian dari hal kecil, belum seberapa. Apa yang disampaikan pak Usep soal sejarah desa, dan mistik di sungai Curug Leuwi Sangiang itu ada. Kalau kita mau kesana ya harus ijin dan ada yang mendampingi," katanya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bikin Geger! MK Segera Sidangkan Gugatan Gibran, Ini Isi Permohonannya hingga Nasib Kursi Wakil Presiden
- 2Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 5Mantan Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko Resmi Jabat Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua
- 6Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 7Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan
- 8Heboh Suahasil Nazara Dituding Korupsi Rp500 Triliun, Ternyata Judul Beritanya Dipalsukan
- 9ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok, Menhan Sjafrie Ungkap Kondisi Kapal Hibah Italia
- 10TNI AL Temukan 3 Jenazah di KM Virgo Transport 8, Tim Kopaska Pecahkan Kaca Kapal









