Banten

Warga Korban Banjir dan Longsor 2020 Menanti Janji Pemerintah, Sekda Lebak: Sedang Berproses

Ratu Tiarasari | 30 November 2023, 19:40 WIB
Warga Korban Banjir dan Longsor 2020 Menanti Janji Pemerintah, Sekda Lebak: Sedang Berproses

AKURAT BANTEN - Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Budi Santoso mengatakan, relokasi rumah bagi korban bencana banjir bandang dan longsor tahun 2020 lalu yang belum terselesaikan, sedang berproses.

Budi menyatakan, lambatnya relokasi rumah korban bencana lantaran terkendala ketersediaan lahan saat itu. Ia menyebut, proses pengurusan lahan di TNGHS yang panjang membuat pemerintah tidak bisa cepat menempatkan warga yang menjadi korban bencana alam banjir bandang dan longsor.

"Dua tahun pengurusan lahan untuk relokasi rumah warga terdampak bencana tahun 2020, baru selesai. Itu salah satu kendalanya. Sedang berproses, mohon bersabar. Pemkab Lebak sudah berusaha maksimal," kata Budi Santoso, Kamis (30/11/2023).

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 60 kepala keluarga (KK) terdampak bencana banjir bandang dan longsor 2020 di Desa Banjaririgasi, Kecamatan Lebakgedong, masih bertahan di rumah saudara-saudaranya karena tidak memiliki tanah dan rumah.

"Ada 60 KK warga saya belum memiliki rumah, masih numpang di rumah saudaranya, karena saat bencana terjadi tanah dan rumah itu terkena longsor dan banjir bandang. Kalau warga yang rumahnya itu mengalami rusak sedang dan ringan sudah menerima bantuan," kata Kepala Desa Banjar Irigasi, Sayuti.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.