Kronologi! Upaya Dunia Ingin Perpanjangan Gencatan Senjata, Israel Ingin Tambah Biaya Perang Untuk 90 Hari

AKURAT BANTEN - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi mengatakan bahwa operasi militer Israel di Gaza sudah memasuki hari ke-52, dan korban tewas telah mencapai 14.800 jiwa, bahwa dari 14.800 korban jiwa di Gaza, 10.000 di antaranya atau 68% korban jiwa adalah anak-anak dan perempuan.
"Kantor media pemerintah Palestina mencatat lebih dari 14.800 korban jiwa, 10.000 di antaranya atau 68% korban jiwa adalah anak-anak dan perempuan, jumlah korban luka mencapai 36.000 orang, sebagian besar korban luka juga merupakan anak-anak dan perempuan," katanya, saat Rapat Kerja di Komisi I DPR RI, Jakarta, Senin (27/11/2023).
Melansir dari Reuters, berita dari sumber keamanan Mesir menyebut kemungkinan potensi gencatan senjata bisa untuk dilanjutkan, Cuma syarat yang diajukan Israel yakni Hamas harus melepaskan 10 tawanan tiap harinya. Israel berjanji akan membebaskan tiga kali lipat jumlah warga Palestina Senin (27/11/2023.
Adapun kronologi bagaimana upaya para tokoh dunia dan beberapa negara serta PBB untuk menghentikan perang HAMAS dan Israel untuk meminimalisir korban jiwa akibat perang ini, didapat dari berbagai sumber:
1. Kronologi Sebelum gencatan senjata
Diskusi yang dipimpin oleh AS antara Mesir, Israel dan PBB untuk meningkatkan akses bantuan melalui penyeberangan perbatasan Rafah saat ini menjadi fokus utama, kata seorang pejabat Uni Eropa. Seorang pejabat Gedung Putih mengkonfirmasi pembicaraan tersebut dan mengatakan bahwa mereka juga mengupayakan persetujuan dari Israel untuk mengijinkan bahan bakar yang sangat penting bagi rumah sakit.
Kesepakatan mengenai poin-poin ini dapat mengarah pada fokus yang lebih besar pada penurunan kekerasan di Gaza selatan agar bantuan dapat masuk, ujar pejabat Uni Eropa tersebut. Rata-rata 12 truk per hari telah memasuki Gaza dalam beberapa hari terakhir, turun dari 500 truk per hari sebelum konflik, kata Guterres pada hari Jumat.
Israel mengatakan bahwa setiap jeda dari pertempuran akan menguntungkan Hamas, yang bertekad untuk menghancurkannya, dan yang dikatakannya mengalihkan bantuan seperti air, bahan bakar, makanan dan obat-obatan kepada para pejuangnya.
"Gencatan senjata berarti memberikan waktu bagi Hamas untuk mempersenjatai diri, sehingga mereka dapat membantai kita lagi," kata Duta Besar Israel untuk PBB, Gilad Erdan, kepada Majelis Umum PBB pada hari Kamis, dan menyebutnya sebagai "upaya untuk mengikat tangan Israel."
Majelis Umum PBB pada hari Jumat malam dengan suara sangat besar meloloskan resolusi tidak mengikat yang menyerukan gencatan senjata kemanusiaan segera antara Israel dan Hamas serta menuntut akses bantuan ke Gaza dan perlindungan warga sipil.
Sebelumnya pada hari Jumat, seorang pejabat Hamas mengatakan bahwa kelompok tersebut, yang telah membebaskan empat tawanan sejauh ini, berniat untuk membebaskan sandera warga sipil Israel namun hal itu bergantung pada gencatan senjata
- Baca Juga: Tegas Tolak IKN: PKS Menang, Jakarta Tetap Ibu Kota Negara!
- Baca Juga: Tawuran Geng Remaja di Pondok Aren, Satu Kritis Dihujani Bacokan
- Baca Juga: PERTAMINI Menjadi PERTAMILK Inovasi Pengusaha Kedai Kopi Pandeglang, Seragam Baristanya Mirip Pegawai SPBU
2. Kronologi setelah genjatan senjata
Israel ditekan untuk melanjutkan gencatan senjata di Gaza. Hari ini, Senin (27/11) adalah hari terakhir kesepakatan gencatan senjata empat hari Hamas dan Israel.
Selama empat hari ini milisi Hamas membebaskan puluhan sandera. Mereka disandera Hamas saat menyerang Israel 7 Oktober 2023. Total ada 200 lebih warga Israel dan asing yang ditawan oleh organisasi perlawanan Palestina di Gaza.
Menurut kesepakatan gencatan senjata 4 hari, Israel harus membebaskan 150 tahanan Palestina. Ratusan tahanan itu terdiri dari anak-anak dan perempuan. Sedang Hamas harus membebaskan 50 orang yang disanderanya dalam serangan 7 Oktober.
Pertukaran sandera merupakan syarat gencatan senjata usai perang yang menewaskan nyaris 15 ribu orang di Gaza serta 1.200 jiwa di Israel menurut klaim pemerintah zionis.
Setelah berjalan empat hari, tekanan memperpanjang gencatan senjata datang ke Israel mulai dari keluarga sandera serta sekutu dekat mereka. Seluruh pihak percaya memperpanjang gencatan senjata berarti lebih banyak sandera bebas.
"Ini akan bagus, sangat membantu, serta perlu," kata Menlu Prancis Catherine Colonna seperti dikutip dari AFP.
Presiden Amerika Serikat Joe Biden juga menyampaikan pendapat serupa. Itu disampaikan Biden pada Minggu setelah bocah empat tahun asal AS, Abigail Edan, dibebaskan Hamas.
"Itu adalah tujuan saya, tujuan kami, agar jeda ini bisa berlanjut lebih dari besok, sehingga kami bisa melihat lebih banyak sandera bebas dan lebih banyak bantuan kemanusiaan di Gaza datang," ucap Biden.
Hamas juga menginginkan perpanjangan gencatan senjata, asalkan Israel mau membebaskan lebih banyak warga Palestina.
Respons Israel:
1. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu belum memperlihatkan keinginan untuk melanjutkan perundingan atau perpanjangan gencatan senjata
2. Netanyahu malah mengunjungi tentara Israel untuk memberikan dukungan kepada pasukannya.
3. PM turut pula mengajukan dana perang tambahan senilai USD 80 miliar untuk 90 hari.
"Kami akan melanjutkan ini sampai akhir, sampai menang," tegas Netanyahu
Diketahui Netanyahu diguncang demo warganya sendiri atas penolakan damai, Demo telah berlangsung beberapa hari mendesak agar dia mundur, Menurut beberapa pendemo bahwa teriakan diberbagai sudut jalan utama Israel, menginginkan adanya perdamaian karena peperangan tidak akan memberi manfaat apapun dan Netanyahu telah membunuh banyak manusia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ballon d’Or 2026 Segera Terjawab! Ini Jadwal Pengumuman, Jam Tayang WIB, dan Kandidat yang Berebut Trofi
- 2Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 3Haaland Semprot Donnarumma di Tengah Laga, Blunder Sang Kiper Bikin Man City Tumbang!
- 4Uang Pelicin Rp338 Juta di Balik Kredit Fiktif Bank BJB: Polda Banten Bongkar Modus Licik Rekayasa Dokumen, Negara Boncos Rp8,7 Miliar!
- 5Bakar Mesin di 'Kandang' Prabowo, Manuver Tersembunyi Jokowi Isyaratkan Persiapan PILPRES 2029
- 6Rizal Fadillah Desak Prabowo Bersikap soal Gibran, Benarkah Wacana Pemakzulan Makin Panas?
- 7PILPRES 2029 Pecah Kongsi! Pengamat Cium Isyarat Jokowi-Prabowo Bukan Lagi Sejalan, Diduga Saling Berhadapan, Alasannya Begini
- 8Ade Armando Sentil Sikap Prabowo soal Polemik Gibran, Benarkah Mas Wapres Tak Bisa Disalahkan?
- 9Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 10Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Artikel di Situs Resmi Sempat Picu Dugaan Kebocoran Hasil









