Banten

Tegas Tolak IKN: PKS Menang, Jakarta Tetap Ibu Kota Negara!

Mitha Theana | 27 November 2023, 21:43 WIB
Tegas Tolak IKN: PKS Menang, Jakarta Tetap Ibu Kota Negara!

AKURAT BANTEN - Pernyataan resmi DPP PKS yang menyatakan, tidak akan memindahkan ibu kota negara ke IKN menuai polemik. 

Dilansir dari laman X DPP PKS @PKSejahtera, dikatakan bahwa jika PKS menang dalam Pemilu 2024, Jakata akan tetap ibu kota negara.

"Kenapa harus membangun yang baru jika kita bisa membesarkan yang kecil dan memajukan yang besar. Jika PKS Menang, Jakarta Tetap Ibukota Negara," katanya, dikutip Senin (27/11/2023).

Baca Juga: Tawuran Geng Remaja di Pondok Aren, Satu Kritis Dihujani Bacokan

Unggahan ini langsung menuai polemik. Pertama, dalam unggahan itu PKS menggunakan gambar MRT yang diteruskan Jokowi.

Yang kedua, penetapan IKN sebagai ibu kota negara telah telah jadi amanat UU. Sehingga, pelaksanaannya harus dijalankan, siapapun calon Presiden yang menang pada Pemilu 2024.    

Netizen pun latah berkomentar. Seperti diungkapkan oleh Tesseract @Tesseract_G. Dikatakan, PKS tidak akan mengubah UU yang ada. 

"Seandainya PKS menang pun, untuk mengubah undang-undang, harus mendapatkan dukungan dari partai lain dan presiden. Padahal semua partai setuju ibukota pindah," timpalnya. 

Baca Juga: Telah Disahkan Retribusi Bagi Wisatawan Mancanegara di Bali, Check Mekanisme Pembayarannya!

Menurutnya, ungkapan PKS ini merupakan janji palsu menyesatkan.

Lain lagi dengan Nico @brandal_baru. Dia menyoroti poster yang dibagikan PKS dalam unggahan itu yang menggunakan MRT. 

"Ga tau malu promosi pake photo MRT.. Yang bangun MRT itu Jokowi, Anies malah ga niat lanjutin. Lihat aja fase 2 baru mulai tahun kapan jalannya," sambungnya. 

Baca Juga: Netizen Sebut Belinda Curangi Kiki, Nilai Tidak Pantas Menang MasterChef Indonesia

Sementara itu, Hasyim Muhammad @hasyimmah mengatakan, unggahan DPP PKS itu merupakan suatu penyataan resmi dari partai politik peserta Pemilu 2024 dan pengusung pasangan capres.  

"Ini pernyataan resmi dari sebuah parpol yang paling konyol. Ini pernyataan yang pakai dipikir atau hanya ASAL BEDA? IKN itu sudah jadi UU dan wajib dilanjutkan," jelasnya. 

Namun, ditelisik lebih jauh, dia menggaris bawahi unggahan itu dengan, "Jika PKS menang."

"Tapi ini maksudnya kan Jika PKS menang, bukan jika capres dukungan PKS menang. Jadi ya nggak mungkin terwujud juga. Bisa masuk 3 besar saja sudah keajaiban buat PKS, apalagi nomor 1," pungkasnya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.