Dokter Zulkifli Sebut Struktur Tulang Wajah Tak Bisa Diubah, Kaitkan dengan Polemik Foto Ijazah Jokowi

AKURAT BANTEN – Polemik mengenai ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo kembali memunculkan berbagai pandangan.
Kali ini, Dokter Zulkifli menyampaikan pendapat berdasarkan sudut pandang ilmu anatomi dengan menyoroti foto yang terdapat pada dokumen yang selama ini menjadi perdebatan.
Menurut Zulkifli, identifikasi seseorang tidak hanya dapat dilakukan melalui penampilan luar, tetapi juga melalui struktur tulang wajah yang disebut memiliki karakteristik tetap.
Ia berpendapat bahwa bagian seperti bentuk rahang, posisi tulang pipi, hingga jarak antar mata merupakan ciri yang sulit berubah sepanjang hidup seseorang.
Atas dasar itu, Zulkifli menyatakan keraguannya terhadap foto yang terdapat pada dokumen yang dipersoalkan.
Ia berpendapat bahwa perubahan penampilan akibat bertambahnya usia maupun tindakan bedah plastik tidak serta-merta mengubah struktur dasar tulang wajah seseorang.
Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa prosedur operasi plastik umumnya lebih banyak memengaruhi jaringan lunak seperti kulit atau hidung, sedangkan kerangka dasar wajah tetap menjadi acuan dalam proses identifikasi.
Karena alasan tersebut, ia menilai analisis anatomi dapat menjadi salah satu bahan kajian terhadap foto yang diperdebatkan.
Baca Juga: Alumni UGM Balik Tantangan Penuding Ijazah Jokowi Palsu 'Bagian Mana yang Dipersoalkan?'
Meski demikian, pendapat yang disampaikan Zulkifli merupakan analisis pribadi dan belum diuji melalui mekanisme pembuktian di pengadilan.
Hingga saat ini belum terdapat putusan hukum yang menyatakan foto pada ijazah maupun dokumen akademik Joko Widodo merupakan hasil pemalsuan.
Polemik mengenai ijazah Jokowi sendiri telah berlangsung selama beberapa tahun dan melibatkan berbagai pandangan dari akademisi, pengamat, hingga tokoh masyarakat.
Sejumlah gugatan dan laporan hukum juga telah diajukan, sementara proses hukum terhadap beberapa perkara yang berkaitan dengan isu tersebut masih berlangsung.
Baca Juga: Rustam Effendi Klaim Kantongi Informasi Pembuat Ijazah Jokowi, Sebut Dokumen Dibuat pada 2012
Di sisi lain, Universitas Gadjah Mada (UGM) sebelumnya telah berulang kali menyatakan bahwa Joko Widodo merupakan alumnus Fakultas Kehutanan dan data akademiknya tercatat dalam arsip resmi kampus.
Pihak kampus juga telah memberikan klarifikasi terkait berbagai tuduhan yang beredar mengenai ijazah tersebut.
Sejumlah ahli hukum mengingatkan bahwa dugaan pemalsuan dokumen merupakan persoalan yang harus dibuktikan melalui alat bukti yang sah di pengadilan.
Oleh sebab itu, berbagai analisis maupun pendapat yang berkembang di ruang publik belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan suatu fakta hukum.
Baca Juga: Terkuak di Sidang, Jaksa Sebut dr. Tifa Bangun Opini Publik soal Ijazah Jokowi dengan Cara Ini
Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi terbaru dari Joko Widodo maupun tim kuasa hukumnya mengenai pernyataan Dokter Zulkifli.
Sementara itu, polemik mengenai ijazah mantan presiden tersebut masih menjadi perhatian publik dan terus mengikuti perkembangan proses hukum yang sedang berjalan.
Masyarakat pun diimbau untuk menyikapi berbagai informasi secara kritis serta tetap menghormati asas praduga tak bersalah.
Kepastian mengenai setiap tuduhan yang berkaitan dengan polemik ijazah Jokowi hanya dapat ditentukan melalui pembuktian di pengadilan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Baca Juga: Amien Rais Singgung Ijazah Jokowi, Sindiran 'Dicuri Tuyul' Langsung Jadi Sorotan Publik
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 3Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 4TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 5Bikin Malu! Warga Australia Mengamuk Usai Melbourne Victory Dihancurkan Persib Bandung di Kandang Sendiri
- 6Data Pelanggan Fore Coffee Bocor? CEO Imbau Pengguna Segera Lakukan Langkah Penting Ini!
- 7Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 813 Siswa di Dramaga Bogor Masih Diobservasi, BGN Ungkap Dugaan Penyebab Gangguan Kesehatan
- 9Baru Pulih dari Cedera, Raphinha Harus Terbang ke Asia! Barcelona Khawatir Keputusan Ancelotti Jadi Petaka
- 10Man City Terancam Sanksi Berat, Eks Liverpool Justru Bela Para Pemain: Bukan Mereka yang Bersalah!








