Mendikdasmen Rubah Sistem Zonasi Menjadi Sistem Domisili Pada Pendaftaran Siswa Baru

AKURAT BANTEN - Mendikdasmen Abdul Mu'ti akan merubah sistem zonasi dalam pendaftaran murid baru yang sudah berjalan di Indonesia ternyata sering dicurangi.
Banyak siswa yang ingin masuk ke sekolah favorit namun terkendala dengan jarak tempat tinggal karena sistem zonasi.
Baca Juga: Resmi Mulai Hari ini Gas LPG 3 Kg Tidak Dijual di Pengecer, Simak Penjelasannya!
Oleh karena itu sejumlah siswa memutuskan untuk pindah Kartu Keluarga pada kerabat yang jarak tempat tinggalnya dekat dengan sekolah yang diinginkan.
Oleh karena itu Mendikdasmen memutuskan untuk menghapuskan sistem zonasi.
Kemudian Mendikdasmen mengubah sistem zonasi menjadi sistem domisili.
Sebelumnya, sistem zonasi bergantung pada kartu keluarga (KK) dari siswa.
Namun pada sistem domisili, penerimaan siswa akan bergantung pada jarak antara tempat tinggal siswa dan sekolah.
Baca Juga: Miris! 20 Orang Korban Guru Ngaji Cabul Ciledug Tangerang, Semua Warga Sekitar
Rencananya, sistem domisili akan bergantung pada teknologi yang lebih canggih dan akurat.
Sehingga praktik kecurangan yang selama ini terjadi bisa diminimalisir.
Sistem zonasi pada pendaftaran siswa baru sendiri bertujuan untuk menciptakan pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah.
Dengan sistem ini, pendaftaran siswa tidak hanya berdasarkan nilai akademik atau prestasi, tetapi juga memperhatikan kedekatan lokasi tempat tinggal siswa dengan sekolah yang ada.
Tujuan utama dari sistem zonasi adalah mengurangi ketimpangan dalam distribusi pendidikan.
Baca Juga: Satpol PP Kabupaten Tangerang, Tegaskan pada Pemilik Bangunan Liar akan Dibongkar
Sehingga semua anak, tanpa memandang status sosial atau ekonomi, memiliki kesempatan yang setara untuk mengakses pendidikan berkualitas.**
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Mahfud MD Tegaskan Harus Diproses Pidana: 'Sudah Jelas!'
- 2TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 3Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 4Data Pelanggan Fore Coffee Bocor? CEO Imbau Pengguna Segera Lakukan Langkah Penting Ini!
- 5Bikin Malu! Warga Australia Mengamuk Usai Melbourne Victory Dihancurkan Persib Bandung di Kandang Sendiri
- 6Lionel Messi Lolos dari Hukuman Skorsing MLS, Ini Aturan Khusus yang Menyelamatkannya
- 7Amankan Terduga Pelaku Curanmor, Polsek Kelapa Dua Sita Kunci T Hingga Sajam
- 813 Siswa di Dramaga Bogor Masih Diobservasi, BGN Ungkap Dugaan Penyebab Gangguan Kesehatan
- 9Chelsea Bikin MU Makin Merana, Setan Merah Terancam Terjerumus ke Jurang Degradasi!
- 10MU Kembali Hancur! Martinez Kartu Merah, Chelsea Menang 2-0 dan Bikin Carrick Makin Tertekan







