Banten

Presiden Prabowo Sebut Anggaran Capai Rp8 Miliar Per Desa, Perkuat Ekonomi Pedesaan Melalui Program MBG

Syahganda Nainggolan | 11 Desember 2024, 07:36 WIB
Presiden Prabowo Sebut Anggaran Capai Rp8 Miliar Per Desa, Perkuat Ekonomi Pedesaan Melalui Program MBG

AKURAT BANTEN - Presiden Prabowo Subianto menegaskan untuk memperkuat ekonomi pedesaan melalui implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Prabowo menjelaskan, program MBG akan meningkatkan peredaran uang di desa-desa melalui anggaran yang signifikan.

Ia membandingkannya dengan program Dana Desa, yang selama ini memberikan alokasi sebesar Rp 1 miliar per desa setiap tahunnya.

Baca Juga: Praktik Pengelolaan Sampah Ilegal di Tangsel: Dugaan Pungli dan Pembuangan Residu ke TPA Rawa Kucing

“Dengan MBG, uang yang beredar di desa melalui anggaran makan anak-anak bisa mencapai sekitar Rp8 miliar per desa per tahun. Itu berarti peredaran uang di desa meningkat hingga 800 persen,” jelasnya.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2025 yang digelar secara digital di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/12/2024).

Presiden juga menekankan bahwa dana tersebut akan langsung mengalir ke desa-desa, memperkuat perekonomian daerah.

Baca Juga: Rasakan Anomali, Airin-Ade Putuskan Tak Gugat Pilkada Banten ke MK

"Uang sekarang akan turun ke desa-desa, ke daerah-daerah," tegasnya.

Selain MBG, Prabowo menggarisbawahi bahwa pemerintahannya berkomitmen pada upaya pengentasan kemiskinan, sejalan dengan agenda global untuk mengatasi kelaparan dan kemiskinan.

“Fokus kita memerangi kemiskinan adalah bagian dari tema global. Karena itu, subsidi akan kita perbaiki agar lebih tepat sasaran dan berkeadilan,” pungkas Presiden Prabowo.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.