Tegas! Prabowo Akan Copot dan Suruh Tinggal di Rumah Saja, Bagi Birokrasi yang Mempersulit Rakyat

AKURAT BANTEN - Presiden Prabowo Subianto, tegaskan bagi para pejabat birokrasi yang mempersulit kepentingan rakyat, akan diancam dicopot jabatan.
Hal ini disampaikannya, karena Prabowo Subianto pada era kepemimpinannya, ingin merombak sistim birokrasi yang ada di Indonesia agar menjadi lebih baik.
Seperti diketahui, birokrasi di Indonesia dianggap berbelit-belit sehingga rakyat mengalami kesulitan untuk mengurus keperluannya.
Dikutip Akurat Banten dari kanal YouTube Sekretariat Presiden (24/10/2024), Prabowo menyampaikan bahwa birokrasi di Indonesia kerap kali membuat rakyat kesusahan.
Seharusnya, tugas utama birokrasi adalah untuk mempermudah pelayanan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Menanggapi prilaku buruk birokrasi tersebut, Prabowo tidak menginginkan label negatif dari masyarakat melekat saat priode kepemimpinannya saat ini.
Baca Juga: Diduga Bermuatan Politik, Tampung Demokrasi Laporkan Mendes PDT ke Bawaslu Kabupaten Serang
“Birokrasi kita sangat terkenal ribetnya, sangat terkenal lambatnya,” kata Prabowo.
“Birokrasi pemerintahan kita sering mempersulit bukan mempermudah keperluan rakyat,” ungkapnya.
Presiden Prabowo meminta kepada para menteri agar seluruh pejabat di birokrasi pemerintahan supaya bekerja dengan sungguh-sungguh.
Jika ada pejabat yang tidak patuh maka para menteri memiliki hak untuk segera mencopot jabatan tersebut.
Baca Juga: Bawaslu Lebak Gelar Sosialisasi, Ratusan Mahasiswa di Bekali Materi, Cara Menangkal Berita Hoaks
“Yang tidak patuh, tidak bekerja keras untuk bangsa dan negara dan rakyat, saudara saya beri wewenang copot segera. Suruh tinggal di rumah saja,” tegasnya.
Prabowo percaya bahwa birokrasi yang efisien dapat mengurangi waktu dan biaya dalam pengurusan administrasi, serta mengoptimalkan penggunaan anggaran negara.
Melalui pembenahan ini, Prabowo bertujuan untuk membangun kepercayaan antara pemerintah dan rakyat, serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Keberhasilan inisiatif ini akan sangat bergantung pada komitmen dan kolaborasi semua pihak.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










