Banten

Warga Tangerang Diminta Waspada! BPBD Ingatkan Bahaya Korsleting hingga Petasan Saat Ramadan

Varin VC | 26 Februari 2026, 14:57 WIB
Warga Tangerang Diminta Waspada! BPBD Ingatkan Bahaya Korsleting hingga Petasan Saat Ramadan
Ilustrasi Korsleting Listrik ( Dok. Wilson Cabel )

AKURAT BANTEN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Banten, mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang dipicu gangguan instalasi listrik di rumah.

Imbauan ini disampaikan menyusul meningkatnya aktivitas warga di rumah selama Ramadan, yang kerap berdampak pada penggunaan listrik dan peralatan dapur secara bersamaan.

Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menekankan pentingnya pemeriksaan instalasi listrik secara rutin guna mencegah terjadinya arus pendek atau korsleting. Menurutnya, banyak kasus kebakaran permukiman berawal dari hal-hal sederhana yang luput dari perhatian penghuni rumah.

Baca Juga: Heboh Link CCTV Nizam Syafei Sukabumi Viral di TikTok, Waspada Bahaya Phishing di Balik Tragedi Memilukan!

"Periksa stop kontak yang bertumpuk dan cabut steker peralatan listrik yang tidak dipakai karena bisa menjadi salah satu pemicu kebakaran dari korsleting," ujar Mahdiar di Tangerang, Kamis.

Ia menjelaskan, penggunaan colokan listrik secara berlebihan dalam satu sumber daya dapat menyebabkan panas berlebih. Kondisi ini berisiko memicu percikan api, terlebih jika instalasi listrik sudah berusia lama atau tidak sesuai standar keamanan.

Selain persoalan listrik, BPBD juga menyoroti kebiasaan penggunaan lilin sebagai sumber penerangan saat terjadi pemadaman listrik. Lilin yang diletakkan tanpa pengawasan, apalagi dekat bahan mudah terbakar seperti tirai atau kertas, dapat dengan cepat memicu kebakaran.

Baca Juga: Politik Dinasti Digugat di MK, Aturan Pencalonan Presiden Diminta Diperketat!

Tak kalah penting, masyarakat diminta memastikan kompor benar-benar dalam kondisi mati setelah digunakan. Aktivitas memasak yang meningkat saat sahur dan berbuka puasa sering kali membuat orang terburu-buru, sehingga lupa mengecek kembali kondisi api atau regulator gas.

"Pastikan kompor sudah dimatikan dan tidak ada kebocoran gas sebelum meninggalkan dapur," tegas Mahdiar.

BPBD juga mengingatkan bahaya bermain petasan, terutama di lingkungan permukiman padat penduduk. Percikan api dari petasan berpotensi menyambar benda mudah terbakar, seperti kendaraan, atap rumah, atau tumpukan sampah kering.

Baca Juga: Gus Ipul Latih 300 Guru Sekolah Rakyat, Perkuat Pelaporan Harian dan Integritas Kerja

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kota Tangerang mengimbau warga menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di rumah serta memastikan akses jalan lingkungan tidak terhalang kendaraan, agar memudahkan petugas pemadam kebakaran saat terjadi keadaan darurat. Kewaspadaan dan kepedulian bersama dinilai menjadi kunci utama mencegah kebakaran, terutama di momen Ramadan yang seharusnya dijalani dengan aman dan tenang.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Varin VC
Reporter
Varin VC
Varin VC
Editor
Varin VC