Warga Tangerang Diminta Waspada! BPBD Ingatkan Bahaya Korsleting hingga Petasan Saat Ramadan

AKURAT BANTEN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Banten, mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang dipicu gangguan instalasi listrik di rumah.
Imbauan ini disampaikan menyusul meningkatnya aktivitas warga di rumah selama Ramadan, yang kerap berdampak pada penggunaan listrik dan peralatan dapur secara bersamaan.
Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menekankan pentingnya pemeriksaan instalasi listrik secara rutin guna mencegah terjadinya arus pendek atau korsleting. Menurutnya, banyak kasus kebakaran permukiman berawal dari hal-hal sederhana yang luput dari perhatian penghuni rumah.
"Periksa stop kontak yang bertumpuk dan cabut steker peralatan listrik yang tidak dipakai karena bisa menjadi salah satu pemicu kebakaran dari korsleting," ujar Mahdiar di Tangerang, Kamis.
Ia menjelaskan, penggunaan colokan listrik secara berlebihan dalam satu sumber daya dapat menyebabkan panas berlebih. Kondisi ini berisiko memicu percikan api, terlebih jika instalasi listrik sudah berusia lama atau tidak sesuai standar keamanan.
Selain persoalan listrik, BPBD juga menyoroti kebiasaan penggunaan lilin sebagai sumber penerangan saat terjadi pemadaman listrik. Lilin yang diletakkan tanpa pengawasan, apalagi dekat bahan mudah terbakar seperti tirai atau kertas, dapat dengan cepat memicu kebakaran.
Baca Juga: Politik Dinasti Digugat di MK, Aturan Pencalonan Presiden Diminta Diperketat!
Tak kalah penting, masyarakat diminta memastikan kompor benar-benar dalam kondisi mati setelah digunakan. Aktivitas memasak yang meningkat saat sahur dan berbuka puasa sering kali membuat orang terburu-buru, sehingga lupa mengecek kembali kondisi api atau regulator gas.
"Pastikan kompor sudah dimatikan dan tidak ada kebocoran gas sebelum meninggalkan dapur," tegas Mahdiar.
BPBD juga mengingatkan bahaya bermain petasan, terutama di lingkungan permukiman padat penduduk. Percikan api dari petasan berpotensi menyambar benda mudah terbakar, seperti kendaraan, atap rumah, atau tumpukan sampah kering.
Baca Juga: Gus Ipul Latih 300 Guru Sekolah Rakyat, Perkuat Pelaporan Harian dan Integritas Kerja
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kota Tangerang mengimbau warga menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di rumah serta memastikan akses jalan lingkungan tidak terhalang kendaraan, agar memudahkan petugas pemadam kebakaran saat terjadi keadaan darurat. Kewaspadaan dan kepedulian bersama dinilai menjadi kunci utama mencegah kebakaran, terutama di momen Ramadan yang seharusnya dijalani dengan aman dan tenang.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Mahfud MD Tegaskan Harus Diproses Pidana: 'Sudah Jelas!'
- 3Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 4Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 5TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 6Bikin Malu! Warga Australia Mengamuk Usai Melbourne Victory Dihancurkan Persib Bandung di Kandang Sendiri
- 7Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 8Data Pelanggan Fore Coffee Bocor? CEO Imbau Pengguna Segera Lakukan Langkah Penting Ini!
- 9Kontroversi Kylian Mbappe di China Belum Mereda, Permintaan Maaf Real Madrid Belum Cukup
- 10Lionel Messi Lolos dari Hukuman Skorsing MLS, Ini Aturan Khusus yang Menyelamatkannya





