5 Tradisi Menyambut Ramadhan di Indonesia, Penuh Makna dan Suka Cita!

AKURAT BANTEN - Tak terasa dalam hitungan hari bulan Ramadhan akan segera tiba. Sebagai negara yang memiliki mayoritas Muslim, kemeriahan menyambut Ramadhan sangat terasa.
Menyambut bulan Ramadhan, banyak sekali tradisi unik berbagai daerah di Indonesia. Perbedaan yang ada menjadikan Indonesia berada dalam keberagaman.
Tradisi menyambut bulan Ramadhan disetiap daerah biasanya dilakukan secara turun temurun dari nenek moyang yang bermakna untuk menyucikan diri, saling bermaafan dan menjalin silaturahmi.
Baca Juga: Kapan Awal Ramadhan 2024? Begini Versi Muhammadiyah, NU dan PemerintahDikutip dari berbagai sumber, Jumat (23/2/2024) berikut merupakan tradisi menyambut Ramadhan dari berbagai daerah.
Tradisi Menyambut Ramadhan
Tabuh Bedug (Jawa Barat)
Tradisi ini biasanya dilakukan untuk menyambut bulan Ramadhan dengan bersholawat dan menabuh beug sebagai tanda suka cita datangnya bulan Ramadhan.
Beli Emas (Jawa Timur)
Tradisi satu ini berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur. Pada penyambutan bulan Ramadhan biasanya masyarakat akan berbelanja perhiasan emas, bahkan menjelang lebaran kebiasaan ini akan semakin tinggi.
Baca Juga: 5 Persiapan Menyambut Ramadhan, Buat Puasa Jadi Berkah dan Maksimal!
Papajar (Jawa barat)
Tradisi papajar biasanya dilakukan di daerah Sukabumi dan Cianjur yang diisi dengan rekreasi dan makan-makan sepekan sebelum berpuasa.
Papajar berasal dari kata mapag pajar dan diidentikan dengan fajar karena merupakan sambutan untuk bulan Ramadhan. Dalam kegiatan ini biasanya keluarga akan membawa makanan sendiri-sendiri sambil menggelar tikar dan makan bersama.
Ziarah Kubro (Sumatera Selatan)
Kegiatan ziarah kubro biasanya dilakukan secara masal ke makam-makam para ulama dan pendiri kesultanan Palembang Darussalam, atau kerap disebut dengan Waliyullah.
Baca Juga: Keistimewaan Malam Nisfu Syaban, Malam Penuh Ampunan Bagi Umat Islam
Tak hanya itu, ziarah kubro juga hanya dilakukan bagi laki-laki masyarakat Sumatera Selatan. Nantinya para laki-laki akan berziarah secara ramai-ramai menuju makam yang telah ditentukan.
Belangiran (Lampung)
Belangiran merupakan tradisi menyambut Ramadhan yang dilakukan dengan cara mandi suci. Maryarakat lampung akan melaksanakan belangiran atau mandi dengan syarat air langir, bunga tujuh rupa, setanggi dan daun pandan.
Nah, itulah beberapa tradisi menyambut Ramadhan di berbagai daerah. Semoga artikel ini dapat membantu sekaligus menambah informasi baru mengenai tradisi penyambutan Ramadhan di berbagai daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Mahfud MD Tegaskan Harus Diproses Pidana: 'Sudah Jelas!'
- 2TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 3Bikin Malu! Warga Australia Mengamuk Usai Melbourne Victory Dihancurkan Persib Bandung di Kandang Sendiri
- 4Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 5Data Pelanggan Fore Coffee Bocor? CEO Imbau Pengguna Segera Lakukan Langkah Penting Ini!
- 6Lionel Messi Lolos dari Hukuman Skorsing MLS, Ini Aturan Khusus yang Menyelamatkannya
- 713 Siswa di Dramaga Bogor Masih Diobservasi, BGN Ungkap Dugaan Penyebab Gangguan Kesehatan
- 8Amankan Terduga Pelaku Curanmor, Polsek Kelapa Dua Sita Kunci T Hingga Sajam
- 9Chelsea Bikin MU Makin Merana, Setan Merah Terancam Terjerumus ke Jurang Degradasi!
- 10MU Kembali Hancur! Martinez Kartu Merah, Chelsea Menang 2-0 dan Bikin Carrick Makin Tertekan








