Banten

Nikah Malem Songo: Tradisi Unik Pernikahan Dimalam ke-29 Ramadan, Penuh Berkah dan Makna

Saeful Anwar | 3 Maret 2025, 13:43 WIB
Nikah Malem Songo: Tradisi Unik Pernikahan Dimalam ke-29 Ramadan, Penuh Berkah dan Makna

AKURAT BANTEN-Bulan Ramadan selalu menyimpan keistimewaan tersendiri bagi umat Muslim di seluruh dunia. Di Indonesia, berbagai tradisi unik muncul untuk menyambut bulan suci ini, salah satunya adalah Nikah Malem Songo yang berasal dari Tuban, Jawa Timur. Tradisi ini merupakan upacara pernikahan yang dilaksanakan pada malam ke-29 Ramadan, sebuah malam yang dianggap penuh berkah dan istimewa.

Baca Juga: Direktur Utama PT Pertamina Persero Sampaikan Permintaan Maaf: Ini Peristiwa yang Memukul Kita

Asal Usul dan Makna Nikah Malem Songo

Nikah Malem Songo berasal dari kata "nikah" yang berarti pernikahan dan "Malem Songo" yang berarti malam ke-29 dalam bahasa Jawa. Malam ini diyakini sebagai salah satu malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadan, yang berpotensi menjadi malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Masyarakat Tuban percaya bahwa menikah di malam yang penuh berkah ini akan membawa kebahagiaan, keberkahan, dan kelanggengan bagi pasangan pengantin. Selain itu, tradisi ini juga dianggap sebagai bentuk syukur atas nikmat Ramadan dan harapan untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT.

Baca Juga: Mudik Gratis 2025 Pemprov Banten Dibuka: Simak Cara Daftar Online, Syarat, Rute, dan Jadwal Keberangkatan!

Keunikan Tradisi Nikah Malem Songo

 * Waktu Pelaksanaan yang Spesifik: Nikah Malem Songo hanya dilaksanakan pada malam ke-29 Ramadan, sehingga menciptakan suasana yang unik dan sakral.

 * Suasana Khidmat dan Sederhana: Meskipun dilaksanakan secara massal, upacara pernikahan ini tetap berlangsung khidmat dan sederhana. Biasanya, akad nikah dilaksanakan di masjid atau rumah mempelai, diikuti dengan doa bersama dan makan malam sederhana.

 * Semangat Kebersamaan: Nikah Malem Songo menjadi momen kebersamaan bagi masyarakat Tuban. Sanak saudara, tetangga, dan teman-teman turut hadir untuk memberikan dukungan dan doa restu kepada pasangan pengantin.

Baca Juga: Kebijakan Baru: Tiket Pesawat Ekonomi Diskon Hingga 14% Selama Mudik Lebaran 2025

Daya Tarik Nikah Malem Songo

 * Tradisi ini menarik perhatian karena keunikannya yang tidak ditemukan di daerah lain.

 * Nilai-nilai religius dan budaya yang terkandung dalam tradisi ini sangat kuat.

 * Nikah Malem Songo menjadi daya tarik wisata budaya yang potensial.

Nikah Malem Songo dalam Perspektif Islam

Dalam Islam, pernikahan adalah ibadah yang sangat dianjurkan. Menikah di bulan Ramadan, apalagi di malam Lailatul Qadar, tentu memiliki nilai tambah tersendiri. Namun, yang terpenting adalah niat yang tulus dan pelaksanaan pernikahan sesuai dengan syariat Islam.

Baca Juga: Viral! Aksi Balap Liar di Gorontalo Berujung Tragis, Satu Remaja Meregang Nyawa dan Satu Kritis

Nikah Malem Songo adalah tradisi unik yang kaya akan nilai-nilai religius dan budaya. Tradisi ini menjadi simbol kebahagiaan, keberkahan, dan kebersamaan bagi masyarakat Tuban. Semoga tradisi ini terus dilestarikan dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang (**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman