Banten

Direktur Utama PT Pertamina Persero Sampaikan Permintaan Maaf: Ini Peristiwa yang Memukul Kita

Aldi Gultom | 3 Maret 2025, 13:28 WIB
Direktur Utama PT Pertamina Persero Sampaikan Permintaan Maaf: Ini Peristiwa yang Memukul Kita

AKURAT BANTEN - Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat.

Seperti yang sudah ramai diperbincangkan bahwa Pertamina tersangkut kasus korupsi tata kelola minyak dan BBM yang saat ini diselidiki oleh Kejaksaan Agung.

Pertamina ramai diperbincangkan karena persoalan dugaan pengoplosan bahan bakar minyak Pertamax RON 92.

Baca Juga: Viral! Aksi Balap Liar di Gorontalo Berujung Tragis, Satu Remaja Meregang Nyawa dan Satu Kritis

Peristiwa yang terjadi ini tentunya sangat meresahkan masyarakat dan membuat berbagai pihak menjadi hilang kepercayaan.

Untuk itu, Simon berjanji untuk terus melakukan kembali perbaikan perusahaan agar mengembalikan kembali kepercayaan masyarakat.

"Saya Simon Aloysius Mantiri, sebagai Direktur Utama PT Pertamina Persero menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia," Ucap Simon, dilansir dari instagram @fakta.indo.

Baca Juga: 10 Ribuan Karyawan Sritex yang Kena PHK Tetap Dapat Pesangon? Ini Penjelasan Kurator

Simon mengakui bahwasanya kasus yang saat ini ditangani Kejaksaan Agung merupakan ujian yang besar bagi pertamina.

Namun dirinya menegaskan bahwa pihak PT Pertamina sangat mengapresiasi kinerja Kejaksaan Agung dalam penindakan.

Peristiwa kasus korupsi ini merupakan peristiwa yang menyedihkan sekaligus ujian besar yang dihadapi Pertamina.

Baca Juga: Mudik Gratis 2025 Pemprov Banten Dibuka: Simak Cara Daftar Online, Syarat, Rute, dan Jadwal Keberangkatan!

"Jika ada tindakan-tindakan dari Pertamina yang menyakiti hari dan kepercayaan masyarakat, pihaknya menyampaikan permohonan maaf." sambungnya.

Setelah kejadian tersebut, saat ini Pertamina sudah membentuk tim crisis centre untuk mengevaluasi keseluruhan proses bisnis perusahaan, khususnya untuk aspek operasional.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.