Banten

BANTEN Punya Kereta Khusus Petani dan Pedagang, Inovasi dari Andra Soni untuk Distribusi Hasil Panen dan Dagang

Aullia Rachma Puteri | 3 November 2025, 23:53 WIB
BANTEN Punya Kereta Khusus Petani dan Pedagang, Inovasi dari Andra Soni untuk Distribusi Hasil Panen dan Dagang

AKURAT BANTEN - Provinsi Banten menjadi tuan rumah tahap awal peluncuran layanan kereta api khusus yang ditujukan bagi petani dan pedagang.

Inovasi transportasi ini diusung oleh perusahaan kereta api nasional sebagai wujud dukungan terhadap penguatan ketahanan pangan, pemerataan ekonomi, dan produktivitas sektor riil di daerah. 

Layanan ini akan dioperasikan di rute Merak–Rangkasbitung (Lintas Rangkasbitung Line) dan menggunakan jadwal eksisting Commuter Line Merak dengan penambahan pemberhentian khusus untuk bongkar-muat hasil pertanian dan bahan dagang.

Rute tersebut dipilih karena potensi ekonomi yang besar: data terbaru menunjukkan bahwa terdapat lebih dari 609.226 unit usaha pertanian perorangan di Banten yang menghadapi kendala distribusi hasil panen ke pasar akibat akses transportasi yang terbatas. 

Baca Juga: Polemik Dugaan Mark-Up Kereta Cepat Whoosh, NCW Desak KPK Periksa Jokowi hingga Empat Mantan Menterinya

Direktur Pers Komunikasi kereta api menyampaikan bahwa konsep “Kereta Petani dan Pedagang” dirancang dengan memfokuskan pada tiga aspek utama.

Kemudahan akses ke pasar, biaya transportasi yang terjangkau, dan efisiensi pengiriman barang.

Ia menyebut bahwa layanan ini diharapkan bisa memangkas waktu distribusi dan meningkatkan nilai jual produk lokal. 

Bagi para petani dan pelaku usaha mikro di Banten, ini membuka peluang signifikan.

Baca Juga: BANJIR LUMPUHKAN SEMARANG! Jadwal Kereta Dibatalkan, KAI Jamin Tiket Penumpang Dikembalikan 100 Persen

Selama ini, banyak petani di wilayah terkonsentrasi mengalami kerugian karena hasil panen harus melewati jalur darat yang padat, memakan waktu lama, dan sering pula rusak sebelum sampai pasar.

Dengan hadirnya kereta khusus ini, waktu pengiriman bisa lebih cepat, barang lebih aman, dan biaya logistik bisa ditekan yang pada ujungnya dapat meningkatkan margin keuntungan petani. 

Selain manfaat ekonomi, pelaksanaan layanan ini juga menunjukkan sinergi antara sektor transportasi dan pertanian lokal.

Penguatan rantai pasok melalui moda rel dianggap lebih ramah lingkungan dibanding truk atau kendaraan berat, dan bisa menjadi daya dorong bagi pembangunan ekonomi inklusif di pinggiran kota seperti Banten.

Baca Juga: BREAKING 150 Kereta Terdampak Anjloknya KA Purwojaya di Bekasi, Jalur Lumpuh Total Sebelum Akhirnya Normal Lagi

Namun, meskipun rencana ini menjanjikan, masih terdapat sejumlah hal penting yang perlu diperhatikan untuk memastikan keberhasilan implementasi.

Pertama, kesiapan infrastruktur stasiun dan jalur, khususnya fasilitas bongkar-muat hasil tani yang membutuhkan ruang dan alat khusus.

Kedua, kebutuhan penyesuaian jadwal keberangkatan agar sesuai dengan jam pasar tradisional misalnya jam pagi antara pukul 07.00-08.00 yang diusulkan oleh sebagian pengguna wilayah Serang. 

Ketiga, edukasi dan sosialisasi kepada petani dan pedagang mengenai mekanisme penggunaan kereta, biaya yang berlaku, serta manfaat jangka panjang.

Baca Juga: KA Purwojaya Anjlok, Ribuan Penumpang Panik Gara-Gara Delapan Kereta Dadakan Batal Berangkat

Karena jika model ini tidak diterima atau kurang pemahaman, potensi layanan ini bisa kurang optimal.

Untuk pemerintah daerah di Banten, layanan ini bisa menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem agribisnis lokal.

Misalnya dengan memperkuat koneksi pasar ke Jakarta atau wilayah Jawa lainnya, membangun warehouse dekat stasiun, dan mempromosikan produk-unggulan lokal melalui kereta sebagai jalur distribusi.

Secara keseluruhan, hadirnya kereta khusus untuk petani dan pedagang di wilayah Banten adalah sebuah langkah besar dalam upaya pemerataan ekonomi dan penguatan sektor pertanian.

Baca Juga: Tragis! Perlintasan Tanpa Palang Kembali Makan Korban, Minibus Rombongan Pelajaran Tersambar Kereta di Padang, 2 Orang Tewas

Meskipun masih dalam tahap awal persiapan dan uji operasional, potensi manfaatnya bagi petani, pedagang serta komunitas lokal sangat besar jika diiringi dengan implementasi yang tepat.

Bagi pembaca AKURAT BANTEN, ini saatnya memperhatikan detail-detail pelaksanaan.

Apakah fasilitas lokal Anda sudah siap memanfaatkan, kapan layanan mulai resmi, dan bagaimana Anda sebagai pelaku usaha atau komunitas terkait bisa ikut berperan.

Semoga layanan ini berjalan lancar dan benar-benar membawa perubahan positif bagi ekonomi kerakyatan di Banten.

Baca Juga: KPK Tegaskan: Uang Kembali Bukan Tiket Bebas bagi Bupati Pati dalam Kasus Suap Proyek Kereta Api

***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.