Banten

Pj. Gubernur Banten Al Muktabar Hadiri Peluncuran Pilot Project Posyandu 6 SPM di Kabupaten Lebak

Syahganda Nainggolan | 16 Juli 2024, 09:08 WIB
Pj. Gubernur Banten Al Muktabar Hadiri Peluncuran Pilot Project Posyandu 6 SPM di Kabupaten Lebak

AKURAT BANTEN - Pj. Gubernur Banten Al Muktabar menghadiri Peluncuran Pilot Project Posyandu 6 SPM oleh Ketua Umum Pembina Posyandu Pusat Tri Tito Karnavian yang dilaksanakan di SMPN 1 Cibadak, Kabupaten Lebak, Senin (15/7/2024).

Baca Juga: Pemprov Banten Lampaui Target Temuan TBC, Kemenkes RI Beri Apresiasi

“Alhamdulillah kita dikunjungi Ibu Ketua Umum Pembina Posyandu sekaligus Ketua Umum PKK Ibu Tri Tito Karnavian. Secara khusus menyempatkan diri ke Kabupaten Lebak menyampaikan beberapa hal,” Kata Pj Gubernur Banten, Al Mutkabar

“Memberikan bantuan, proses edukasi, mengecek pelayanan Posyandu, mengecek air bersih, bantuan rumah layak huni, hingga mengecek infrastruktur. Ada enam agenda kerja Posyandu,” tambahnya.

Dirinya mengaku bersyukur, Posyandu yang dikunjungi sebagai prototipe dalam rangka implementasi tata kerja Posyandu yang terintegrasi dengan PKK. Posyandu sebagai model untuk mengedukasi masyarakat.

Dijelaskan Al Muktabar, saat ini PKK dan Posyandu terintegrasi sebagai upaya penting untuk terus memenuhi kesejahteraan masyarakat. Saat ini pihaknya juga mulai memperluas agenda makan gratis pada substansi penanganan stunting serta penguatan analisis gizi anak-anak.

Baca Juga: Media Online Tangerang Diretas Sindikat Siber, Diduga Memberitakan Kinerja Buruk DPMPTSP? Kenali Jenis Serangan Siber!

Dalam sambutannya, Ketua Umum Pembina Posyandu Tri Tito Karnavian ucapkan syukur dengan diluncurkannya Pilot Project Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Revitalisasi Posyandu dengan 6 pelayanan dasar,” ucapnya.

Dikatakan Tri, pada layanan bidang pendidikan, Posyandu sebagai bagian pendidikan non-formal sejak anak masih dalam kandungan. Posyandu sebagai fasilitas masyarakat untuk mendapatkan pelayanan pendidikan.

“Pendidikan non-formal sering kali dilupakan karena lebih memperhatikan pendidikan formal,” ungkapnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.