2 Pekerja Tambang Pasir di Lebak Tertimbun Longsor, 1 Tewas di Lokasi

AKURAT BANTEN - Dua pekerja tambang pasir di wilayah Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, tertimbun longsoran limbah pasir saat bekerja.
Peristiwa yang menimpa dua orang korban berinisial S dan J, sekira pukul 5:00 WIB, Senin (13/11/2023).
Korban S yang diketahui warga Kabupaten Pandeglang bagian produksi, akhirnya meninggal dunia.
Baca Juga: Pesan Sabu 1,4 Kg Dari Negara Kamerun, Satpam di Cikupa Tangerang Diringkus Aparat Gabungan
Sementara J warga setempat selamat dari maut dan dilarikan ke RSUD Adjidarmo untuk mendapat perawatan medis.
Yani, salah seorang penjaga keamanan lokasi perusahaan tambang pasir tempat dua orang korban bekerja saat dimintai konfirmasi wartawan mengaku tidak mengetahui persis peristiwa kejadian dan kronologi yang menimpa dua orang korban karena saat kejadian bukan dia yang jaga.
Namun, ia menyebut bahwa ada dua orang korban pada peristiwa yang terjadi, satu orang asal Kabupaten Pandeglang meninggal dan satu orang korban sedang di rawat di rumah sakit.
"Saya tidak tahu persis kejadiannya itu seperti apa, karena saat kejadian bukan bagian saya yang jaga. Saya baru masuk kerja. Keamanan yang mengetahui itu dipanggil ke Mapolres Lebak. Lokasi tambang ini milik H," kata Yani kepada wartawan, Selasa (14/11/2023).
Baca Juga: Firli Bahuri Bantah Terima Uang Miliaran dari Ajudan Eks Mentan SYL
Peristiwa yang terjadi di perusahaan tambang pasir di wilayah Kecamatan Cimarga yang menimpa dua orang korban, di mana satu orang meniggal dunia menjadi sorotan sejumlah pegiat sosial di Kabupaten Lebak.
Ade Irawan, salah seorang pegiat sosial di Kabupaten Lebak, mengaku prihatin atas peristiwa yang menimpa dua orang karyawan di salah satu perusahaan tambang pasir di wilayah Kecamatan Cimarga yang menjadi korban hingga berakibat satu orang meninggal dunia karena diduga tertimbun longsoran limbah pasir.
"Saya menduga salah satu perusahaan tambang pasir tempat dua orang korban bekerja itu mengabaikan aspek-aspek keselamatan jiwa bagi pekerjanya. Ini harus jadi perhatian serius semua pihak," katanya.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Raih Dukungan Abuya Muhtadi, Dititip Pesan Ini
Ia mengaku akan mendorong persoalan yang terjadi ke gedung DPRD Kabupaten Lebak, untuk dibahas dan ditindaklanjuti.
Aparat penegak hukum dan dinas terkait diminta untuk tidak tinggal diam melihat peristiwa yang terjadi.
"Saya akan bawa ke DPRD Lebak untuk dibahas dan ditindaklanjuti, APH juga jangan tinggal diam sebab ini persoalan serius," ujarnya.
Anggota Polsek Cimarga membenarkan peristiwa yang terjadi, namu persoalan tersebut di tangani di Mapolres Lebak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Mahfud MD Tegaskan Harus Diproses Pidana: 'Sudah Jelas!'
- 3Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 4Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 5TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 6Bikin Malu! Warga Australia Mengamuk Usai Melbourne Victory Dihancurkan Persib Bandung di Kandang Sendiri
- 7Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 8Data Pelanggan Fore Coffee Bocor? CEO Imbau Pengguna Segera Lakukan Langkah Penting Ini!
- 9Kontroversi Kylian Mbappe di China Belum Mereda, Permintaan Maaf Real Madrid Belum Cukup
- 10Lionel Messi Lolos dari Hukuman Skorsing MLS, Ini Aturan Khusus yang Menyelamatkannya








