Banten

Pemkot Tangsel Tambah Alokasi Anggaran untuk Program MBG Menjadi Rp139 Miliar

A. Zaki Iskandar | 17 Desember 2024, 17:58 WIB
Pemkot Tangsel Tambah Alokasi Anggaran untuk Program MBG Menjadi Rp139 Miliar

AKURAT BANTEN - Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) menambahkan alokasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi Rp139 miliar. Sebelumnya, program ini hanya akan didukung dengan biaya sebesar Rp5 miliar yang bersumber dari anggaran Dinas Pendidikan setempat.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Tangsel Eki Herdiana mengatakan, perubahan besaran alokasi anggaran MBG ini didasari oleh rekomendasi dari Pemerintah Provinsi Banten. 

Baca Juga: Presiden Prabowo Sebut Anggaran Capai Rp8 Miliar Per Desa, Perkuat Ekonomi Pedesaan Melalui Program MBG

Dalam rekomendasinya, kata Eki, Pemkot Tangsel diminta untuk mengalokasikan anggaran untuk MBG sebesar 5 persen dari total pendapatan asli daerah (PAD) yang sebesar Rp2,78 triliun.

"Maka 5 persen yang kita siapkan untuk MBG di tahun 2024 ini sebesar Rp139 miliar," kata Eki, Senin (17/12/2024).

Baca Juga: Pemkot Tangsel Simulasikan MBG di TK, Siap Implementasi Tahun Depan

Menurut perhitungannya, kata Eki, kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk MBG di Tangsel ini sebesar Rp450 miliar. Besaran itu berasal dari perhitungan jumlah siswa sekolah SD dan SMP di Tangsel yang berkisar 225 ribu siswa. 

Jumlah siswa itu, kemudian dikalikan dengan harga makanan bergizi gratis yang diprediksi sebesar Rp10 ribu per porsinya.

Baca Juga: Pemerintah Berencana Bangun 8 Dapur Penyedia Makan Bergizi Gratis di Kota Tangsel

"Jumlah per harinya kurang lebih 200 ribu porsi, kemudian harga untuk satu porsinya oleh Pak Presiden itu kan Rp10 ribu," tuturnya.

Eki memastikan, besaran anggaran yang ditanggung Pemkot Tangsel itu tidak akan mengganggu realisasi program prioritas lainnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Pangkas Anggaran Makan Bergizi Gratis, Jadi Rp10.000 per Anak

Sebab, kata Eki, pemenuhan kebutuhan anggaran yang disiapkan oleh pemerintah daerah itu akan disubsidi dari berbagai sumber pos anggaran. Mulai dari anggaran dinas pendidikan senilai Rp5 miliar dan dari dana tak terduga (DTT) sebesar Rp10 miliar.

Baca Juga: Rp5 Miliar Disiapkan Pemkot Tangsel untuk Makan Bergizi Gratis, Alokasi Final Masih Dinamis

"Sisanya kita prediksi ada dari pelampauan pendapatan dari bagi hasil pajak dengan pemerintah provinsi, kemudian ada opsen pajak kendaraan juga," tutur Eki.

 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.