Pemkot Tangsel Simulasikan MBG di TK, Siap Implementasi Tahun Depan

AKURAT BANTEN - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan simulasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) tingkatan sekolah taman kanak-kanak (TK) pada Kamis (05/12/2024).
Simulasi tersebut berlangsung di TK Negeri Pembina I Kota Tangsel yang beralamat di Jalan Bougenvile, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat. Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan turut memantau jalannya uji coba program pemerintah pusat tersebut.
Baca Juga: Presiden Prabowo Puji Peran Muhammadiyah di Sektor Pendidikan dan Kesehatan
Pantauan di lokasi, uji coba makan bergizi gratis itu dilaksanakan di ruang kelas. Sebanyak 300 porsi MBG disiapkan untuk disantap oleh para siswa di TK tersebut.
Ada pun komponen lauk pauk MBG yang disediakan dalam uji coba ini antara lain, nasi dengan ayam beserta sayur mayur, kemudian terdapat juga menu pendukung seperti susu kemasan dan buah semangka.
Program penyediaan makanan bergizi gratis sebagai uji coba ini menggunakan kemasan plastik untuk penyajiannya.
"Hari ini saya meninjau program MBG, ini masih trail and error untuk makan bergizi di TK Pembina I," ujar Pilar usai meninjau uji coba MBG di TK Pembina I.
Dalam uji coba ini, kata Pilar, biaya penyediaan menu MBG yang disediakan itu seharga Rp12 ribu. Sedikit melampaui anggaran yang direncanakan pemerintah pusat yakni senilai Rp10 ribu.
Baca Juga: Saksi Kunci Tragedi Memilukan Remaja Bunuh Ayah-Nenek di Lebak Bulus. Keterangannya Begini ...
"Makanya kita tunggu petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknisnya, kepastiannya berapa karena ini aturannya kan ini harus tertulis," tutur Pilar.
Setelah uji coba ini, kata Pilar, Pemkot Tangsel sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat akan mulai mengimplementasikan program MBG ini di tahun 2025 mendatang.
Nantinya, makan bergizi gratis ini akan didistribusikan ke seluruh sekolah di Tangsel baik negeri maupun swasta.
Baca Juga: Solusi Makanan Rendah Kalori, Bagi Penggemar Program Diet
Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Pilar mengungkapkan, sebanyak 235 ribu siswa dari tingkat Paud, TK, SD dan SMP akan menikmati program MBG ini.
"Insya Allah akan dilaksanakan di tahun 2025 itu untuk semua sekolah baik negeri maupun swasta di Kota Tangerang Selatan," kata Pilar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 4Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 5Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 6Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 7Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 8Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 9TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 1013 Siswa di Dramaga Bogor Masih Diobservasi, BGN Ungkap Dugaan Penyebab Gangguan Kesehatan





