Banten

Tim Puslabfor Polri Temukan Gas Hidrokarbon di PT Chandra Asri Pacifik

Irsyad Mohammad | 22 Januari 2024, 20:02 WIB
Tim Puslabfor Polri Temukan Gas Hidrokarbon di PT Chandra Asri Pacifik

 

AKURAT BANTEN - Bau gas kimia menyengat yang dirasakan hampir seluruh masyarakat di Kota Cilegon dan sebagian Kabupaten Serang, ternyata berasal dari gas hidrokarbon. 

Hal ini diungkapkan Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Tim Gegana Sat Brimob Polda Banten, usai melakukan penyelidikan di pabrik kimia PT Chandra Asri Pacific, di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon.

Dikatakan Kasubdit Toksikologi Lingkungan Puslabfor Mabes Polri AKBP Faisal Rahmat, pihaknya sudah melakukan olah TKP dan mengambil beberapa sampel lapangan pada Minggu 21 Januari 2024.

Baca Juga: Maling Motor di Masjid Duri Kosambi Keluarkan Golok Jadi Sasaran Amuk Warga

"Kami sudah melaksanakan olah TKP kemarin pagi bersama para penyidik. Di TKP kami temukan adanya gas dari senyawa hidrokarbon," katanya, Senin (22/1/2024). 

Dia menuturkan, saat ini di lingkungan PT Chandra Asri Pacifik sudah dalam kondisi yang aman dari gas yang sempat menggegerkan Kota Cilegon dan sebagian Kabupaten Serang.

"Yang perlu ditekankan disini gasnya dalam kondisi aman. Jadi kami tekankan saat ini, bahwa di TKP sudah dalam kondisi aman dan jauh dari batas baku mutu yang ditetapkan oleh Pemerintah," cetusnya.

Kata Faisal, saat ini masyarakat sudah bisa beraktifitas kembali seperti semula. Ia menghimbau agar masyarakat tidak lagi khawatir karena bau kimia yang ditimbulkan dari PT Chandra Asri Pacific jauh dibawah baku mutu.

Baca Juga: 93 Persen Warga Lebak Usia 15 Tahun Lulusan SD, HMI MPO Buka Sekolah Jalanan

"Jadi masyarakat silahkan beraktifitas kembali seperti semula dan tidak perlu khawatir baik disekitar pabrik maupun yang berada di Kota Cilegon secara umum. Saya tekankan lagi, dari hasil pemeriksaan Puslabfor Mabes Polri kandungan hidro karbon jauh di bawah baku mutu kondisi sudah aman," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait dengan senyawa hidrokarbon yang ditemukan di PT Chandra Asri Pacifik.

"Untuk kandungan senyawa hidrokarbon tersebut kami akan periksa kembali di Laboratorium," tandasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.