Sempat Dikaitkan dengan Trabzonspor, Pep Guardiola Akhirnya Buka Suara: Musim Ini Saya Tidak Melatih!

AKURAT BANTEN - Nama Pep Guardiola kembali menjadi perbincangan setelah muncul rumor bahwa Trabzonspor ingin memboyongnya ke Liga Turki. Namun, kabar tersebut akhirnya mendapatkan bantahan.
Guardiola dipastikan tidak akan menangani klub maupun tim nasional mana pun pada musim 2026/2027. Pelatih asal Spanyol tersebut memilih mengambil waktu istirahat setelah mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Manchester City.
Kepastian itu disampaikan melalui agen Guardiola, Josep Maria Orobitg. Ia membantah kabar yang mengaitkan kliennya dengan Trabzonspor dan menegaskan bahwa Guardiola memang tidak memiliki rencana kembali ke dunia kepelatihan pada musim ini.
Rumor mengenai Trabzonspor sebelumnya cukup menarik perhatian karena klub Turki tersebut disebut sedang mencari pelatih baru. Sejumlah laporan bahkan mengklaim Guardiola mendapatkan tawaran menggiurkan untuk menangani klub tersebut.
Namun, laporan mengenai ketertarikan tersebut tidak berujung pada kesepakatan. Dengan pernyataan dari sang agen, spekulasi mengenai Guardiola kembali ke bangku cadangan pada musim ini praktis berakhir.
Guardiola Memang Ingin Beristirahat
Keputusan Guardiola bukan sesuatu yang sepenuhnya mendadak. Sebelum meninggalkan Manchester City, pelatih berusia 55 tahun tersebut sudah beberapa kali berbicara mengenai keinginannya mengambil jeda dari sepak bola.
Guardiola menghabiskan satu dekade di Manchester City sejak 2016. Bersama The Citizens, ia membangun salah satu era paling sukses dalam sejarah klub Inggris tersebut.
Ia membawa City meraih enam gelar Premier League dan akhirnya mengantarkan klub menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya pada 2023. Pada musim yang sama, City juga memenangkan Piala FA dan mencatat treble bersejarah.
Baca Juga: Old Trafford Memanas! Suporter MU Kompak Serang Ratcliffe Gara-Gara Sanksi Ratusan Akun Tiket
Secara keseluruhan, Guardiola meninggalkan City setelah periode yang dipenuhi trofi dan perubahan besar terhadap identitas klub.
Sebelumnya, Guardiola juga pernah mengungkapkan bahwa dirinya membutuhkan waktu untuk berhenti sejenak setelah meninggalkan City.
Ia menyebut dirinya ingin "beristirahat" dan tidak langsung mengambil pekerjaan baru. Kini keputusan tersebut benar-benar diwujudkan.
Tidak Ada Guardiola di Pinggir Lapangan Musim Ini
Musim 2026/2027 menjadi sesuatu yang berbeda bagi Premier League. Untuk pertama kalinya sejak kedatangannya ke Inggris pada 2016, Guardiola tidak berada di pinggir lapangan sebagai pelatih Manchester City.
Posisinya di Etihad Stadium kini ditempati Enzo Maresca. Pelatih asal Italia tersebut mendapatkan tugas berat untuk melanjutkan fondasi yang dibangun Guardiola selama hampir satu dekade.
Menariknya, City langsung melakukan perombakan besar setelah era Guardiola berakhir. Klub melakukan investasi besar di bursa transfer dan mendatangkan sejumlah pemain, termasuk Enzo Fernandez dari Chelsea dengan biaya yang dilaporkan mencapai £125 juta atau sekitar Rp2,8 triliun.
City juga kehilangan sejumlah pemain penting dalam transisi menuju era baru. Sementara itu, Guardiola kini memilih melihat sepak bola dari jarak yang lebih jauh.
Setelah bertahun-tahun menghadapi tekanan pertandingan setiap tiga atau empat hari, keputusan untuk berhenti sementara memberikan kesempatan baginya untuk memulihkan energi dan memikirkan langkah berikutnya.
Baca Juga: Mbappe dan Vinicius Jadi Sasaran Cemoohan di Bernabeu, José Mourinho Langsung Buka Suara
Masa Depan Guardiola Masih Misterius
Meski musim ini dipastikan tidak melatih, keputusan tersebut bukan berarti Guardiola pensiun permanen.
Guardiola sebelumnya mengakui bahwa dirinya masih mencintai sepak bola, tetapi membutuhkan waktu untuk beristirahat. Ia belum menutup kemungkinan kembali ke dunia kepelatihan pada masa mendatang.
Karena itu, pertanyaan besar kini bukan lagi apakah Guardiola akan melatih Trabzonspor, melainkan kapan ia merasa siap kembali.
Dengan rekam jejak bersama Barcelona, Bayern Munchen, dan Manchester City, Guardiola hampir pasti tetap menjadi salah satu nama paling menarik setiap kali kursi pelatih klub besar mulai kosong.
Untuk sementara, dunia sepak bola harus terbiasa melihat Guardiola tanpa papan taktik di tangan dan tanpa dirinya berdiri di pinggir lapangan.
Musim ini, sang maestro memilih menepi. Dan untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun, sepak bola harus berjalan tanpa Pep Guardiola di bangku pelatih.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 4Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 5Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 6TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 7Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 8Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 9Cristiano Ronaldo Cetak Hat-trick dalam 15 Menit, Total Gol Karier Kini Tembus 985
- 10Inter Miami Ditahan Imbang FC Cincinnati 2-2, Posisi Lionel Messi Terancam di Klasemen MLS








