Bocoran Ballon d’Or Bisa Jadi Jebakan, Mantan Editor Ungkap Cara Menyesatkan Pemburu Informasi

AKURAT BANTEN - Dalam wawancara dengan RMC Prancis pada 25 Oktober, Pascal Ferre, mantan pemimpin redaksi France Football dan mantan penyelenggara Ballon d’Or, menjelaskan cara menghadapi pihak yang berusaha mengetahui hasil pemungutan suara lebih awal.
Menurut Ferre, menjaga kerahasiaan pemenang bukan perkara mudah karena media dan jejaring sosial terus memburu informasi.
Karena itu, timnya membatasi orang yang mengetahui hasil sekaligus menggunakan informasi pengalih perhatian.
"Dulu saya sengaja meninggalkan peringkat palsu di kantor redaksi France Football agar tersebar di media sosial," ungkap Ferré, seraya mengakui bahwa hal itu pernah membuatnya tertawa.
Baca Juga: Mourinho Catat Enam El Clasico Beruntun Tanpa Kekalahan, Apa Rahasianya?
Pengakuan itu penting karena menjelang upacara Ballon d’Or, media sosial kerap dipenuhi daftar yang diklaim sebagai hasil bocoran.
Dokumen semacam itu biasanya menampilkan urutan kandidat dan skor seolah-olah berasal dari sumber resmi.
Akibatnya, publik dapat mengira identitas pemenang telah diketahui sebelum pengumuman.
Strategi pengalihan perhatian ternyata tidak hanya digunakan pada masa Ferre.
Vincent Garcia, pemimpin redaksi France Football saat ini, juga menyebut adanya langkah khusus untuk menjaga kerahasiaan.
Dalam wawancara dengan media Prancis Brut yang diterbitkan 23 Oktober, Garcia mengatakan pihaknya dapat membuat tata letak surat kabar palsu atau daftar peringkat yang tidak akurat untuk mengelabui pencari informasi.
Ia menjelaskan bahwa kerahasiaan semakin sulit dijaga karena persiapan penghargaan melibatkan pemain, klub, dan agen.
Pada masa sebelumnya, pemenang diberi tahu lebih awal untuk menjalani wawancara, sesi foto, serta persiapan publikasi khusus.
Proses itu membuat semakin banyak orang berpotensi mengetahui hasilnya.
Selain pemain, keluarga, staf klub, agen, bahkan penata rambut yang menyiapkan penampilan pemain juga bisa tanpa sengaja mengetahui informasi.
Garcia mengatakan France Football juga mengubah cara menerima surat suara.
Surat suara tidak lagi dikirim melalui email atau WhatsApp seperti sebelumnya, tetapi diproses dengan sistem teknis internal untuk meningkatkan keamanan.
Meski demikian, pengakuan Ferre dan Garcia tidak membuktikan bahwa semua daftar palsu yang beredar dibuat oleh France Football.
Belum ada bukti konkret yang memastikan asal dokumen yang diklaim sebagai bocoran Ballon d’Or 2026.
Ferre mengatakan sejak 2024, proses penghargaan telah diubah secara signifikan.
Pemenang tidak lagi diberi tahu terlebih dahulu dan harus menunggu sampai nama mereka diumumkan dalam upacara.
Menurutnya, cara itu mengurangi risiko kebocoran sekaligus menjaga persaingan tetap adil.
Ferre memperkirakan kurang dari lima orang mengetahui secara pasti pemenang Ballon d’Or 2026.
Garcia juga menyebut jumlah orang yang mengetahui identitas pemenang dapat dihitung dengan jari satu tangan.
Kondisi ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Menurut Le Parisien, pada 2018 seluruh peringkat Ballon d’Or sempat muncul secara daring sebelum acara berlangsung.
Pada 2024, bocoran menyebut Rodri mengungguli Vinicius Junior, lalu Real Madrid memutuskan tidak mengirim perwakilan dan memicu kontroversi besar.
Dalam beberapa hari terakhir, klaim mengenai pemenang Ballon d’Or 2026 kembali beredar.
Sebagian sumber menyebut Lamine Yamal sebagai kandidat terdepan, sementara dokumen lain menempatkan Harry Kane di posisi pertama.
Tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diduga melibatkan Garcia juga disebut telah dipalsukan.
Di tengah spekulasi tentang Mbappe, Kane, atau Yamal, pengakuan dua tokoh France Football menjadi pengingat bahwa daftar yang beredar perlu diperiksa dengan hati-hati.
Upacara Ballon d’Or ke-70 dijadwalkan berlangsung di London Palladium pada malam 26 Oktober, atau dini hari 27 Oktober menurut waktu Vietnam.
Menurut Ferre dan Garcia, bahkan para kandidat harus menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui siapa pemenangnya.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ballon d’Or 2026 Segera Terjawab! Ini Jadwal Pengumuman, Jam Tayang WIB, dan Kandidat yang Berebut Trofi
- 2Haaland Semprot Donnarumma di Tengah Laga, Blunder Sang Kiper Bikin Man City Tumbang!
- 3Uang Pelicin Rp338 Juta di Balik Kredit Fiktif Bank BJB: Polda Banten Bongkar Modus Licik Rekayasa Dokumen, Negara Boncos Rp8,7 Miliar!
- 4Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 5PILPRES 2029 Pecah Kongsi! Pengamat Cium Isyarat Jokowi-Prabowo Bukan Lagi Sejalan, Diduga Saling Berhadapan, Alasannya Begini
- 6Bakar Mesin di 'Kandang' Prabowo, Manuver Tersembunyi Jokowi Isyaratkan Persiapan PILPRES 2029
- 7Rizal Fadillah Desak Prabowo Bersikap soal Gibran, Benarkah Wacana Pemakzulan Makin Panas?
- 8Kekeringan Landa Cipete, PMI Pinang Salurkan Air Minum Bersih untuk Warga
- 9Apa yang Terjadi Jika Fasilitas Nuklir Terancam? Ini Langkah Kesiapsiagaan BRIN di Serpong
- 10Limbah Bunga Pala Selama Ini Terabaikan, BRIN Melihat Potensinya untuk Melindungi Logam








