Banten

UPDATE: Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah Ditangkap, Sosok Pria Berinisial MY Akhirnya Tak Berkutik

Abdurahman | 13 Juli 2026, 23:35 WIB
UPDATE: Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah Ditangkap, Sosok Pria Berinisial MY Akhirnya Tak Berkutik
Penangkapan Pelaku Penebar Teror Bom di SDN 15 Srengseng Sawah, Kec.Jagakarsa Jaksel, Senin 13/7/2026 (dok Ist)

AKURAT BANTEN – Teka-teki sosok penebar teror bom yang sempat membuat gempar SDN 15 Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya terungkap.

Aparat kepolisian bergerak cepat dan berhasil menangkap pria berinisial MY (34), pelaku pengirim pesan ancaman bom yang sempat membuat ratusan siswa dan guru panik pada Senin (13/7/2026).

Setelah sempat menebar ketakutan dengan ancaman 11 titik bom di lingkungan sekolah, MY kini tak lagi berkutik.

Ia berhasil diamankan oleh pihak kepolisian dan dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Selatan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca Juga: Lama Dipenjara, Nasibnya Berubah Drastis! Ferdy Sambo Kini Jualan Buku Religi, Harganya Bikin Kaget!

Tertunduk Lesu di Mapolres Jaksel

Pantauan di Mapolres Metro Jakarta Selatan pada Senin petang, pelaku MY tiba dengan pengawalan ketat.

Mengenakan baju berwarna merah dan celana abu-abu, pelaku tampak tertunduk lesu saat turun dari kendaraan polisi.

Dengan kondisi tangan terikat cable ties, MY digiring masuk ke ruang pemeriksaan dengan pengawalan tiga anggota kepolisian.

Meski menggunakan masker yang menutupi wajahnya, aura penyesalan atau ketakutan tampak jelas dari sikap tubuhnya yang terus menunduk menghindari sorot mata orang di sekitarnya.

Baca Juga: Misteri Pembakaran Santri di Lombok Memanas! Hotman Paris 'Geruduk' DPR RI Usai Korban Diduga Dijegal ke Jakarta

Kilas Balik: Teror di Tengah Upacara

Sebelumnya, insiden ini sempat melumpuhkan aktivitas sekolah. Saat para siswa dan guru sedang khidmat melaksanakan upacara bendera, sebuah pesan singkat dari orang tak dikenal masuk ke ponsel pegawai tata usaha (TU) dan guru kelas 1.

Pesan tersebut mengancam telah menanam bom di 11 titik strategis sekolah.

Subekhi, salah satu guru kelas 5 di SDN 15 Srengseng Sawah, menuturkan suasana mencekam yang sempat terjadi pagi tadi:

Salah satu guru menerima pesan teror saat kami sedang melaksanakan upacara. Kami berusaha mengondisikan agar situasi tetap tenang. Isi pesannya, ada bom di beberapa titik di sekolah ini. Yang menerima pesan pegawai TU dan guru kelas 1, ungkap Subekhi di lokasi kejadian.

Baca Juga: Siap Patahkan Tuduhan, Tim Hukum Jokowi Bawa Bukti Kejutan dari SD Sampai Lulusan UGM ke Pengadilan

Respons Cepat Kepolisian

Tindakan evakuasi langsung dilakukan tak lama setelah laporan masuk ke Polsek Jagakarsa sekitar pukul 07.30 WIB.

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, menegaskan bahwa keselamatan siswa adalah harga mati.

"Anak-anak sudah dievakuasi, kita arahkan keluar sekolah dulu," tegas Kompol Nurma.

Tak tanggung-tanggung, proses sterilisasi area sekolah sempat melibatkan kolaborasi lintas unit mulai dari Tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya, Densus 88 Anti Teror, hingga unit Inafis.

Kini, setelah pelaku tertangkap, masyarakat berharap kepolisian dapat mendalami motif di balik aksi nekat MY yang telah mengganggu ketenangan institusi pendidikan.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa tindakan teror, sekecil apa pun bentuknya, akan berhadapan langsung dengan konsekuensi hukum yang tegas.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman