Tragis! Gegara Uang Kurang Bayar Miras, Seorang Pria Tewas Dikeroyok

AKURAT BANTEN - insiden berdarah terjadi di Kota Sukabumi. Seorang pria berinisial RR (29) meregang nyawa akibat pengeroyokan brutal yang terjadi di sebuah lapak jamu.
Peristiwa ini bermula dari perselisihan terkait pembayaran minuman keras oplosan yang dibeli korban.
Berdasarkan keterangan dari Plt Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, keributan terjadi karena korban diduga kurang membayar harga minuman keras yang dibelinya.
Baca Juga: Dua Kali Tak Berhasil, Iran Tolak Percaya untuk Berunding dengan Amerika
“Korban sempat terlibat cekcok mulut dengan salah satu terduga pelaku, lalu diduga terjadi pengeroyokan,” ungkap Ade Ruli, Rabu (25/3/2026).
Dalam peristiwa tersebut, RR diserang menggunakan senjata tajam hingga mengalami luka parah di beberapa bagian tubuh, termasuk perut, dada kiri, dan pelipis.
Korban ditemukan dalam kondisi kritis sebelum dievakuasi ke RSUD R Syamsudin SH oleh petugas Polsek Baros.
Baca Juga: Susah Masuk Portal snpmb.id? Coba Klik Link di Sini untuk Daftar UTBK SNBT 2026 Jam 3 Sore Ini
Meski tim medis melakukan tindakan darurat, termasuk pemasangan ventilator dan stabilisasi luka, nyawa RR tidak tertolong. Korban meninggal dunia sebelum sempat menjalani operasi.
Pihak kepolisian kini masih memburu pelaku yang melarikan diri setelah kejadian.
Lokasi kejadian telah diperiksa untuk mengumpulkan barang bukti, dan sejumlah saksi, termasuk pemilik warung di sekitar lapak, telah dimintai keterangan.
Baca Juga: Heboh! Tersangka Korupsi Bisa 'Bayar' Agar Jadi Tahanan Rumah, Usulan Sahroni Picu Pro Kontra
Ade Ruli menambahkan, “Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan motif pengeroyokan dan menangkap pelaku.”
Peristiwa ini menjadi peringatan keras terkait keamanan di lokasi penjualan minuman keras oplosan, sekaligus menyoroti bahaya pertengkaran yang berujung kekerasan. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 4Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 5Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 9Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 10Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti




