Kerap Jadi Titik Keributan, Aparat Gabungan Bubarkan Tongkrongan Bermuatan Miras di Graha Raya

AKURAT BANTEN - Aparat gabungan membubarkan tongkrongan sekelompok pemuda di kawasan Graha Raya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, setelah lokasi tersebut berulang kali diwarnai pesta minuman keras (miras) dan keributan.
Pembubaran dilakukan menyusul laporan warga yang mengeluhkan aktivitas para pengunjung yang kerap nongkrong hingga larut malam sambil mengonsumsi miras di area parkir Kopi Kenangan Graha Raya.
Saat penertiban berlangsung, petugas mendapati sejumlah botol minuman keras yang dibawa sekelompok pemuda dari luar kawasan.
Operasi itu melibatkan personel Polsek Pinang, Satpol PP, unsur kecamatan dan kelurahan, Koramil, tokoh masyarakat, hingga manajemen kawasan.
Kapolsek Pinang, IPTU Adityo Wijanarko, mengatakan penertiban dilakukan karena aktivitas tersebut sudah mengganggu ketertiban umum dan membuat masyarakat sekitar resah.
"Kegiatan ini merupakan respons cepat atas laporan masyarakat terkait adanya aktivitas konsumsi minuman keras dan keributan yang mengganggu ketertiban umum di kawasan Graha Raya," kata Adityo.
Baca Juga: Laut Merah Membara: Iran Siap Tabrak Aturan Gencatan Senjata demi Usir Blokade AS
Adit menegaskan, aparat akan terus melakukan patroli dan penindakan terhadap kelompok yang menjadikan kawasan tersebut sebagai lokasi pesta miras maupun tempat berkumpul yang memicu gangguan kamtibmas.
"Kami tidak akan mentolerir tindakan yang mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat. Siapa pun yang membuat onar dan melanggar aturan akan kami tindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.
Di tempat yang sama, penanggung jawab keamanan Kopi Kenangan Graha Raya, Ismail, mengaku keributan di area parkir sudah beberapa kali terjadi sejak awal 2026.
Menurut dia, insiden beberapa hari lalu merupakan kejadian keempat yang dipicu oleh sekelompok pemuda yang diduga berada di bawah pengaruh alkohol setelah membawa miras dari luar kawasan.
Baca Juga: Gedung KPK Heboh! Pegawai Bea Cukai Nekat Lari Maraton Hindari Wartawan, Ada Apa?
"Sudah hampir keempat kalinya mungkin ini (beberapa hari lalu) terjadi keributan. Memang sengaja mereka bawa-bawa minuman dari luar," ujar Ismail.
Ia menyebut mayoritas kelompok yang nongkrong dan membuat keributan bukan berasal dari lingkungan sekitar Graha Raya. Mereka datang dari luar wilayah dan menjadikan lokasi tersebut sebagai titik kumpul.
"Kebanyakan dari orang-orang luar. Sementara yang ribut-ribut juga sebenarnya bukan orang-orang sini," katanya.
Menurut Ismail, pihak keamanan internal sebenarnya sudah beberapa kali memberikan teguran hingga melakukan penertiban mandiri. Namun, para pengunjung tetap kembali datang dan mengulangi aktivitas serupa.
"Kita dari pihak keamanan juga sudah sebelum-sebelumnya sudah memberikan teguran. Namun mereka tidak mengindahkan karena ya mungkin menganggap bukan aparat yang menegur," tandasnya. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 4Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 5Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 9Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 10Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti







