Banten

Video Netanyahu Bantah Isu Tewas Dirudal Iran Beredar di Media Sosial, Rekaman Ternyata AI dan Picu Perdebatan Warganet

Rahmawati Huda | 16 Maret 2026, 13:42 WIB
Video Netanyahu Bantah Isu Tewas Dirudal Iran Beredar di Media Sosial, Rekaman Ternyata AI dan Picu Perdebatan Warganet
Video Netanyahu Bantah Isu Tewas Dirudal Iran Beredar di Media Sosial, Rekaman Ternyata AI dan Picu Perdebatan Warganet / IG : b.netanyahu

AKURAT BANTEN - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, merespons rumor yang menyebut dirinya tewas akibat serangan rudal Iran dengan merilis sebuah video di media sosial X.

Video tersebut beredar luas dan menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial.

Di lansir dari postingan IG tvonenews. Dalam rekaman itu, Netanyahu terlihat duduk santai di sebuah kafe sambil memesan kopi.

Baca Juga: Jadwal Sidang Isbat Lebaran 2026 pada 19 Maret, Pemerintah Tentukan Awal 1 Syawal 1447 Hijriah Melalui Hisab dan Rukyat di Indonesia

Ia juga tampak menyindir kabar kematiannya yang ramai dibicarakan warganet. Pada bagian lain video, Netanyahu mengangkat tangannya ke arah kamera dan menantang penonton untuk menghitung jumlah jarinya.

Adegan tersebut menyinggung tudingan sebelumnya di media sosial yang menyebut dirinya memiliki enam jari di satu tangan, yang diduga sebagai kesalahan hasil teknologi kecerdasan buatan.

Namun belakangan diketahui bahwa video tersebut sebenarnya merupakan konten buatan AI yang beredar di internet.

Baca Juga: Siskaeee Sentil Polisi Soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: 'Video Dewasaku Saja Cepat Ketangkep'

Video itu sempat memicu perdebatan karena sebagian pengguna media sosial mengira rekaman tersebut benar-benar berasal dari Netanyahu.

Informasi mengenai video tersebut juga dilaporkan oleh media nasional yang menjelaskan bahwa rekaman tersebut merupakan hasil manipulasi teknologi kecerdasan buatan.***


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.