Presiden Prabowo Ungkap Indonesia Bakal Keluar dari Board of Peace Jika Tak Bantu Palestina

AKURAT BANTEN - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk terus terlibat dalam Board of Peace (BoP) sebagai bagian dari upaya diplomasi internasional dalam memperjuangkan perdamaian jangka panjang di Palestina.
Namun, pemerintah juga membuka kemungkinan untuk menarik diri dari forum tersebut apabila keikutsertaannya tidak lagi memberikan manfaat bagi perjuangan Palestina maupun kepentingan nasional Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah pertemuan antara Presiden Prabowo dengan para kiai serta tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Merdeka pada Kamis malam (6/3).
Baca Juga: Mudik Gratis ke Kepulauan Seribu Dibuka Pemprov DKI Jakarta, Warga Bisa Pulang Kampung Tanpa Biaya
Prabowo Bahas Situasi Geopolitik Timur Tengah
Ulama sekaligus Sekretaris Majelis Syuro DPP Front Persaudaraan Islam (FPI), Habib Hanif Alatas, mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo memaparkan perkembangan terkini situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah, termasuk peran Indonesia dalam Board of Peace.
"Presiden tadi menyampaikan kalau melihat tidak ada kemaslahatan lagi untuk Palestina, tidak ada peluang buat memperjuangkan kemaslahatan Palestina dan tidak sesuai dengan kepentingan nasional Indonesia, Presiden akan menarik diri. Pernyataannya seperti itu," beber Hanif.
Menurut Hanif, Presiden menegaskan bahwa Indonesia tetap berada dalam forum tersebut sebagai bentuk upaya diplomasi untuk membantu perjuangan rakyat Palestina.
Baca Juga: Gagalkan Peredaran 2.000 Pil Ekstasi di Cililitan, Polisi Ringkus Pelajar 24 Tahun di Depan PGC
Namun, jika forum tersebut tidak lagi memberikan peluang nyata untuk memperjuangkan kepentingan Palestina, Indonesia siap mengambil langkah berbeda.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menyebut Presiden juga menyinggung adanya desakan dari berbagai pihak yang meminta Indonesia keluar dari Board of Peace.
Namun menurut Nusron, Presiden menilai saat ini BoP masih menjadi forum paling realistis untuk membahas proses perdamaian di Palestina, khususnya di wilayah Gaza.
Ia menambahkan bahwa hingga saat ini Board of Peace masih menjadi satu-satunya forum diplomatik yang tersedia untuk melakukan perundingan perdamaian terkait konflik Palestina.
Board of Peace Dinilai Masih Jadi Jalur Diplomasi
Pemerintah Indonesia memandang keterlibatan dalam Board of Peace sebagai salah satu bentuk ikhtiar diplomatik dalam mendukung stabilitas kawasan serta kemerdekaan Palestina.
Nusron menegaskan bahwa upaya diplomasi tersebut perlu diberikan waktu agar dapat menunjukkan hasil nyata sebelum diputuskan langkah selanjutnya.
Menurutnya, pemerintah berharap masyarakat dapat memahami bahwa keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut merupakan bagian dari strategi diplomasi untuk mendorong perdamaian di Palestina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 4Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 5Gibran Disebut Berpotensi Diganti, 10 Nama Ini Muncul dalam Prediksi Pengamat, Ada Puan dan AHY!
- 6Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
- 7Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan
- 8Ansor Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest Experience 2026 di Mall, Padukan Syiar dan Kreativitas Pemuda
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!






