Indonesia Pastikan Tak Ada Normalisasi Meski Israel Resmi Masuk Dewan Perdamaian Gaza

AKURAT BANTEN - Keputusan Israel bergabung dalam Board of Peace (BoP) yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump memunculkan beragam spekulasi, termasuk soal kemungkinan perubahan sikap Indonesia.
Namun pemerintah memastikan, langkah tersebut sama sekali tidak mengubah posisi Jakarta terhadap Tel Aviv. Tidak ada pembukaan hubungan diplomatik, apalagi normalisasi politik.
Baca Juga: Indonesia Bakal Kirim 8.000 TNI ke Gaza, MUI Ingatkan Soal Risiko Politik dan Moral
Pengumuman keikutsertaan Israel dalam BoP disampaikan setelah pertemuan antara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Presiden Trump di Washington.
Israel menyusul sejumlah negara lain, termasuk Indonesia dan beberapa negara mayoritas Muslim, yang lebih dulu tercatat sebagai bagian dari forum tersebut.
Menanggapi perkembangan itu, Kementerian Luar Negeri RI langsung memberikan klarifikasi. Juru Bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, menegaskan kehadiran Indonesia di BoP semata-mata untuk memperjuangkan perdamaian, bukan sebagai sinyal perubahan kebijakan luar negeri terhadap Israel.
Baca Juga: Bos MU Ratcliffe Tuai Kritik, PM Inggris Anggap Ucapannya Kelewat Batas!
“Kehadiran Indonesia di Board of Peace tidak dapat dimaknai sebagai normalisasi hubungan politik dengan pihak mana pun, ataupun sebagai bentuk legitimasi terhadap kebijakan negara tertentu,” ujar Yvonne dalam keterangan resmi.
Menurutnya, sejak awal Indonesia memposisikan diri di BoP sebagai negara yang konsisten memperjuangkan penghentian kekerasan, khususnya terhadap warga sipil di Gaza.
Forum tersebut dinilai sebagai salah satu saluran diplomasi multilateral untuk menyuarakan kepentingan kemanusiaan dan hukum internasional.
Baca Juga: Akhirnya Akui Pelecehan, Owner Thanksinsomnia Mohan Hazian Mundur dari Semua Jabatan dan Minta Maaf
Yvonne juga menekankan bahwa bergabungnya Israel ke dalam BoP tidak akan menggeser prinsip dasar kebijakan luar negeri Indonesia. Dukungan terhadap kemerdekaan Palestina dan realisasi Solusi Dua Negara tetap menjadi pijakan utama diplomasi RI di berbagai forum internasional.
“Di BoP maupun di forum internasional lainnya, Indonesia terus menuntut penghentian kekerasan terhadap warga sipil, mengecam pelanggaran hukum internasional, termasuk hukum humaniter di Gaza, mendorong akses bantuan kemanusiaan, serta mengupayakan Solusi Dua Negara,” tegasnya.
Dari sudut pandang pemerintah, partisipasi Indonesia dalam BoP justru dimanfaatkan untuk memperkuat tekanan moral dan politik agar konflik berkepanjangan di Timur Tengah segera dihentikan. Indonesia memilih tetap berada di meja diplomasi untuk menyampaikan sikapnya secara langsung, alih-alih menarik diri dari forum global.
Langkah ini sekaligus menunjukkan konsistensi politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif. Jakarta berupaya memainkan peran konstruktif dalam mendorong perdamaian dunia, tanpa harus mengorbankan prinsip dan komitmen terhadap perjuangan rakyat Palestina.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









